Sejarah Kelam April Mop, Ketika Tsunami Dikira Lelucon

KoranNTB.com – Hari ini diperingati sebagai April Mop oleh banyak orang. 1 April dikenal dengan April Mop atau April Fools’ Day dalam bahasa Inggris. Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah.

Link Banner

Di Twitter, hastag memperingati April Mop berjumlah lebih dari 18 ribu cuitan. Banyak cuitan berisi kekonyolan soal April Mop.

Namun tahukah Anda, April Mop ternyata pernah membuat banyak korban jiwa berjatuhan. Itu terjadi pada 1946.

Pada 1 April 1946, terjadi gempa bumi di dekat Kepulauan Aleut, Alaska. Gempa tersebut bermagnitudo 8,6 pada skala richter, dengan intensitas kerusakan VI (sangat kuat).

Gempa tersebut memicu tsunami di lintas Pasifik dengan ketinggian 40-130 kaki. Selain menghantam Alaska, tsunami juga menerjang Kauai, Hawaii 4,5 jam setelah gempa dan Hilo, Hawaii 4,9 jam setelah gempa.

Di Hilo korban tewas sebanyak 173 orang, dan 163 orang luka. Hampir 1000 bangunan rusak dihantam gelombang. Tsunami juga menimbulkan kerusakan di Maui, sebanyak 77 rumah rusak.

Pada laman Wikipedia mencatat, tsunami ini dikenal sebagai Tsunami Hari April Mop (April Fools’ Day Tsunami). Masyarakat tidak dapat peringatan dari Scotch Cap yang hancur duluan. Masyarakat mengira tsunami tersebut hanya lelucon April Mop, sehingga mengira tsunami hanya kabar bohong semata. Mereka tidak mengungsi.

Sebagian masyarakat tidak mempercayai ramalan cuaca yang juga telah dikeluarkan sebelum tsunami, karena mengira kabar tersebut bohong berkaitan dengan April Mop. (red/7)

Foto: Warga menyelamatkan diri dari terjangan tsunami di Hilo, Hawaii. (Wikipedia)