KoranNTB.com – Musyawarah Daerah XV (Musda XV) Dewan Pengurus Daerah Tingkat Dua Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupate  Lombok Timur (DPD II KNPI Kab. Lotim) akan digelar pada 28-31 Agustus mendatang.

Figur-figur dari semua kalangan pemuda untuk siap bertarung mulai bermunculan untuk mengisi kursi nomor satu di KNPI Lotim.

Figur-figur ini bukan hanya berasal dari figur lama, tetapi juga figur baru untuk menggantikan posisi dr Kurnia Akmal yang sudah berakhir masa jabatannya.

Link Banner

Salah satu tokoh pemuda yang muncul adalah Ada Suci Makbullah. Pemuda kelahiran Songak, Sakra tahun 1987 ini siap memegang pucuk pimpinan di KNPI Lotim, dengan menjadikan KNPI sebagai mewujudkan KNPI benar-benar sebagai organisasi induk semua organisasi Pemuda dan Mahasiswa, sehingga bisa sebagai alat pemersatu semua kepentingan pemuda di Lombok Timur, sekaligus akam berperan aktif memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, tanpa meninggalkan alat control, memberikan kritik yang konstruktif terhadap pemerintah daerah.

“Acara Musda ini, merupakan pesta bagi Pemuda Lombok Timur untuk menentukan nasib pemuda 3 atau 5 tahun kedepannya, sehingga penting Musda kali ini partisifasi semua Organisasi Kepemudaan Masyarakat (OKP) untuk terlibat secara menyeluruh untuk mensukseskannya, karena akan memberikan legitimasi yang kuat terhadap keterpilihan Ketua hasil Musda ini” katanya, Jumat, 26 Juli 2019.

Uchy paggilan akrab Ada Suci Makbullah mengaku siap memimpin dan membawa perubahan untuk KNPI, serta mengakomodir dan mengel8la semua kepentingan element pemuda di bawah soliditas kita ber KNPI.

Keinginannya itu dilandasi pengalaman organisasinya selama ini. Salah satu dengan sempat menjadi Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lombok Timur, bahkan ia sempat berkiprah di Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di Jakarta. Ia mengaku siap secara lahir batin ikut berkompetisi dalam Musda XV kali ini dan kehadirannya menandakan Lombok Timur mempunyai  pilihan-pilihan alternatif di antara calon yang mencul.

“Yang paling penting dan utama bagimana kita mendapatkan legitimasi dari sebagaian besar organisasi kepemudaan (OKP) di Lombok Timur dan bagaimana kita berkompetensi dengan fair. Saya merasa senang dan menikmati suasana musda KNPI kali ini, karena saya melihat banyak pentolan-pentolan Pemuda Lombok Timur ikut bertarung, ini menandakan iklim regenerasi di organisasi kepemudaan berjalan. Jadi ya kita nikmati aja dinamika dan proses inu,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur, lulusan S1 Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta, ini juga menyatakan kesanggupannya untuk maju sebagai Calon Ketua DPD II KNPI Lotim, dengan mempertimbangkan track record-nya yang sudah banyak berpengalaman memimpin organisasi bahkan berproses sampai nasional membuatnya semakin percaya diri untuk maju dan bisa memenangkan kompetisi inj.

“Saya serius dan totalitas ikut bersaing berebut Kursi Ketua DPD II KNPI Lotim, yaaa kita tarung saja sampai kandas, kita lihat saja dinamika yang berkembang di lapangan,” katanya.

Aktivis Muda, yang sekarang masih mengenyam Pendidikan Magister Hukum Bisnis di Universitas Trisakti Jakarta ini menegaskan yang terpenting gelaran Musda kali ini harus benar-benar bisa dimeriahkan dan di hadirkan oleh semua unsur organisasi pemuda (OKP), karena legitimasi berKNPI kita adalah semua keterlibatan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), sehingga KNPI ini benar terwujud sebagai wadah tunggal semua organisasi Pemuda.

“Yang utama semua OKP bisa hadir memberikan suara dalam bentuk ide, memberikan suara untuk menyampaikan hak demokrasinya nanti, hal ini penting karena merekalah yang menjadi penentu penilaian kita Ber-Musda dan Ber-KNPI,” tutupnya. (red)