Tokoh Pemuda Lombok Dukung Ridwansyah Calon Sekda NTB

KORANNTB.com – Perjalanan seleksi calon Sekda NTB mulai menunjukkan titik terang. Kini ada lima dari tujuh calon Sekda telah melengkapi berkas.

Kelima calon Sekda yang melengkapi berkas adalah Iswandi, Baiq Eva, Ridwansyah, Lalu Gita Aryadi, dan Husnul Fauzi.

“Munculnya nama-nama ini memang sudah diprediksi, seperti Ridwansyah yang memang sejak awal digadang-gadang menjadi Sekda, dukungan ini datang bukan hanya dari kalangan, aktivis, Toga, Toma, OKP, NGO namun dari masyarakat NTB yang berharap NTB ke depan menjadi rumah untuk kita semua,” kata Taupik Hidayat di Mataram, Jumat, 4 Oktober 2019.

Dukungan masyarakat kepada Ridwansyah ini tentu bukan asal dukung, imbuh tokoh pemuda Lombok ini. Ia menyebut prestasi dan pengalaman Ridwansyah sebagai birokrat yang sudah malang melintang baik di level kabupaten hingga provinsi.

“Kecakapannya tidak perlu diragukan lagi,” ujarnya.

Untuk diketahui, Ridwansyah adalah satu-satunya yang menjadi representasi Bima, Dompu bahkan  Pulau Sumbawa.

“Satu-satunya pejabat calon Sekda yang telah mengikuti DIKLATPIM satu (diklat sebagai syarat eselon 1). Satu-satunya pejabat calon Sekda yang pernah menjadi kepala Bappeda NTB, Pernah menjabat eselon dua di kabupaten dan eselon dua di Provinsi. Satu-satunya calon yang paling banyak pengalaman jabatan eselon duanya (sebanyak 7 kali). Pangkat ( IVd ) senior, sejak tahun 2013 dan juga pernah sebagai Manager Geopark Tambora,” katanya.

“Jadi saya kira tidak ada keraguan untuk mendukung Ridwansyah sebagai Calon Sekda NTB kedepan,” imbuhnya.

Taupik meminta masyarakat memberi masukan kepada Gubernur NTB terkait rekam jejak calon Sekda ini.

“Semua element masyarakat NTB harus menyampaikan saran terhadap lima calon Sekda ini kepada Gubernur NTB,” katanya.

Taupik berharap agar calon Sekda NTB ke depan adalah orang yang mumpuni di bidangnya tentunya yang terpilih adalah orang-orang yang punya segudang pengalaman dalam mengelola birokrasi.

“Saya kira Ridwansyah adalah pilihan yang paling tepat, now or never,” katanya. (red)