Kepala BPBD NTB Maju Calon Walikota Mataram

KORANNTB.com – Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat, Ahsanul Khalik, maju menjadi calon Walikota Mataram. Itu diungkapkan saat konferensi pers di Mataram, Sabtu, 30 November 2019.

Ahsanul siang tadi telah mendaftar dan menyerahkan formulir di empat partai, yaitu Golkar, NasDem, PAN dan PPP.

Maju menjadi calon, Ahsanul mengangkat jargon politik Kota Mataram Bersinar. Bersinar yang memiliki arti bersih, sehat, indah, aman dan religius.

Keinginannya maju di Pilkada Kota Mataram karena telah memiliki sejumlah pengalaman mengabdi menjadi ASN dari jabatan terendah hingga eselon II.

“Terkait niat saya, banyak pertimbangan. Salah satunya saya pernah berkarir dari paling bawah sampai jabatan eselon II Kota Mataram. Saya lama jadi Camat Cakra. Saya sudah mempelajari perjalanan Kota Mataram sejak menjadi kota administratif,” ujarnya.

Dia menawarkan konsep pembangunan berkelanjutan, dengan tetap melanjutkan pembangunan para pendahulu di Kota Mataram.

“Saya tahu apa hal yang harus saya tutupi dan apa yang lebih dari pimpinan mereka,” katanya.

Konsep tersebut akan disinergikan dengan konsep kolaboratif government, yaitu kolaborasi antara organisasi perangkat daerah dalam menuntaskan permasalahan kota.

Ahsanul juga akan turun ke masyarakat untuk melihat apakah masyarakat dapat menerimanya secara terbuka. Itu merupakan bagian dari survei internal yang harus dilakukan seorang calon.

Ahsanul juga mengatakan akan terbuka untuk mendaftar di partai lain selain empat partai tersebut.

“Politik itu dinamis dan untuk kemaslahatan. Mendaftar di partai lain akan kita pertimbangkan, tapi tentu ada tahapan,” ujarnya.

Dia mengatakan telah berkoordinasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB untuk maju di Pilkada 2020.

“Komunikasi dengan Gubernur dan Wagub sudah lama saya lakukan. Dulu saya masih lihat situasi. Kemarin saat saya mendaftar saya sudah lapor, dan beliau mempersilahkan. Tapi aturan main sebagai birokrat tetap saya jalankan. Kalau diberi mandat saya akan mundur dari ASN,” jelasnya.

Dia merasa optimis maju sebagai calon walikota. Baginya setiap calon memiliki peluang yang sama untuk merebut kota.

“Siapapun yang menjadi calon memiliki peluang yang sama merebut Kota Mataram,” ucapnya. (red)

Ahsanul Khalik (tengah)