KORANNTB.com – Hujan lebat disertai angin kencang mengguyur wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat, Jumat sore, 14 Februari 2020.

Desa Belo, Bre Teke dan Nata Kecamatan Palibelo terdampak. Akibat angin kencang, kaca di lima rumah di Desa Belo pecah. Sementara jalan lintas Desa Bre terendam banjir sekitar 50 sentimeter sepanjang 20 meter.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ibrahim Kurniawan, dalam keterangan tertulis mengatakan banjir disebabkan air yang datang dari pegunungan.

“Penyebab air dari pegunungan yang turun dan masuk ke permukiman warga,” katanya.

Sementara di Desa Nata Kecamatan Belo, air setinggi sekitar 50 sentimeter menggenangi pemukiman. Begitu juga di Desa Simpasai dan Sie Kecamatan Monta.

Banjir juga melanda Kelurahan Paruga dan Kelurahan Dara Kota Bima. Banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi di bagian timur Kota Bima, sehingga menimbulkan luapan.

Data sementara, di Kelurahan Paruga sebanyak sembilan rumah warga terendam. Sementara di Kelurahan Dara sebanyak empat rumah warga terendam.

Pihak BPBD Kabupaten telah bergerak turun membantu masyarakat dan melakukan pendataan. Petugas juga membersihkan sisa genangan di wilayah terdampak. (red)