Wapres ke Lombok, Mahasiswa Terlibat Ketegangan dengan Polisi dan TNI

KORANNTB.com – Kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin ke Mataram, Lombok hari ini, diwarnai ketegangan antara mahasiswa, polisi dan TNI, Rabu, 11 Maret 2020.

Pantauan media ini, kelompok mahasiswa yang membawa bendera BEM SI berencana menggelar pernyataan sikap di Pagesangan Mataram, sebelum bypass BIL II.

Jalur tersebut merupakan jalur melintasnya Wapres. Namun, aksi mahasiswa tersebut mendapat penolakan dari aparat kepolisian. Mahasiswa terlibat saling debat dengan polisi.

Link Banner

“Kami hanya ingin menyampaikan pernyataan sikap dan sudah meminta izin,” kata seorang mahasiswa.

Aksi sempat ricuh saat seorang polisi mencoba memeriksa tas salah seorang mahasiswa. Namun kericuhan beberapa saat mereda setelah polisi meminta maaf.

Mahasiswa kembali meminta agar mereka diizinkan menyampaikan pernyataan sikap dengan membawa alat peraga. Namun aksi mereka kembali dihalau polisi.

Beberapa saat kemudian, Tim Khusus Kodim 1606 Lombok Barat tiba dan meminta aksi mereka dibubarkan. Ketegangan terjadi saat mahasiswa diminta menggelar pernyataan sikap hanya dalam waktu lima menit. Namun mahasiswa memilih untuk kembali ke kampus di Universitas Mataram. (red)

Link Banner
Link Banner