Ibu Hamil Sebar Hoax Corona Ditangkap Polda NTB

KORANNTB.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB menangkap satu lagi pelaku penyebar hoax soal Corona.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, mengatakan pelaku berinisial EDA (31) merupakan ibu hamil yang berasal dari Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat.

Pelaku diduga menyebarkan hoax melalui akun Facebook bernama Ummi DiyNa pada hari Senin, 23 Maret 2020 mengatakan, “Innalilahi wa innailaihi roojiun di Aikmel positif barusan meninggal,” tulisnya.

Dia mengatakan, seorang tukang pijat yang mengurut pasien positif Corona meninggal dunia.

“Kemudian kita melakukan pengecekan di Dinas Kesehatan, RSUD Lombok Timur ternyata hoax,” kata Kombes Pol Artanto, Kamis, 26 Maret 2020.

Pelaku kemudian ditangkap polisi dan dijerat Pasal 28 ayat (1) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kabid Humas mengatakan, motif pelaku menyebar informasi yang ternyata hoax tersebut untuk melindungi diri dan keluarga. Ia memperoleh informasi hoax melalui Facebook kemudian mengetik dan memposting informasi itu.

“Motifnya memang untuk melindungi diri dan keluarga, tapi ternyata informasi tersebut hoax,” ujarnya.

Pelaku mengaku menyesal atas perbuatan yang dilakukan. Kini pelaku dalam kondisi depresi dan tidak dapat menghadiri konferensi pers ekspos kasus hoax yang disebarkan.

“Pelaku tidak ditahan dan jalani wajib lapor,” katanya. (red)