Dirut RSUD Kota Mataram Minta Masjid Kembali Dibuka

KORANNTB.com – Direktur UtDirutama RSUD Kota Mataram, dr HL Herman Mahaputra, meminta agar masjid, mall maupun pusat perbelanjaan lain seperti pasar agar kembali dibuka.

Namun, Dr Jack sapaan akrabnya meminta agar masyarakat tetap menjalani protokol Covid-19.

“Saya minta masyarakat jangan resah dengan virus Corona ini. Mari kita buka masjid, buka mal, buka pasar dan semuanya. Dengan menerapkan protokoler Covid-19,” katanya, Kamis, 4 Juni 2020.

Ia berbagi tips untuk mencegah Coronavirus COVID-19. Masyarakat diminta agar tetap bahagia  untuk meningkatkan imun pada tubuh mereka yang dapat menetralkan virus.

“Semua orang bisa terkena wabah Covid-19, tapi obatnya adalah bahagia,” katanya.

Ia mengatakan masyarakat sudah terlalu lelah dengan kondisi pandemi,  seperti PSBB, stay at home, dan berbagai aturan lain. Namun saat new normal ini masyarakat diminta tetap mematuhi protokol pencegahan Coronavirus COVID-19. Sehingga masjid maupun plus perbelanjaan diminta dibuka dan masyarakat beraktivitas seperti biasa.

Selain membuka semua akses itu, lanjut dr Jack, warga tetap diminta pakai masker dan rajin cuci tangan. Karena dalam agama lanjut Jack, memang diatur untuk tetap menjaga kebersihan.

Sejauh ini, jelasnya, Covid-19 ini memang belum ada obatnya. Namun, menutur dia, salah satu obat Covid-19 adalah dengan meningkatkan imunitas diri.

“Untuk itu kita harus bahagia. Dengan bahagia, tetap bekerja, berolahraga, beraktivitas seperti biasanya dan minum vitamin. Imunitas kita akan bertambah,” tegasnya lagi.

Ia pun percaya, dengan selalu berdiam di rumah tidak akan menyelesaikan masalah. Justru dengan merasa dikurung dan tertekan akan semakin stres. “Itu saya pelajari saat merawat pasien positif di Wisma Nusantara,” ungkap Dokter Jack.

Menurutnya, dengan di rumah atau di ruangan hanya akan membuat daya tahan tubuh manusia menurun. Apalagi tidak ada yang dimakan. “Jika terus menerus stay at home, maka semua orang di NTB akan terkena Corona,” katanya.

“Apa yang saya ucapkan ini memang agak nyeleneh. Tapi ini berdasarkan hasil kajian selama saya merawat pasien Covid-19. Saya dokter dan saya direktur rumah sakit. Perkataan saya, bisa saya pertanggungjawabkan,” kelakar Jack.

Intinya, selama menghadapi pandemi ini, warga NTB khususnya Kota Mataram diimbau jangan pernah memiliki rasa resah, takut berlebihan, dan berstigma negatif ke pasien positif Covid-19 di NTB.

Ia pun meminta, pemerintah Kota Mataram segera menerapkan new normal dengan berdamai dengan wabah Covid-19.

“Sekali lagi, Covid-19 tidak akan pernah hengkang dari bumi ini. Hanya imunitas yang kuat akan menyembuhkanya. Bagi yang punya kegiatan atau bisnis, silakan beraktivitas seperti biasa. Namun, tetap perhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” tandas Dokter Jack. (red)

Link Banner
Link Banner