Link Banner

Ratusan Anak Yatim dan Relawan Gelar Zikir di Kediaman Lale Prayatni

KORANNTB.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Loteng, Hj Lale Prayatni – H Sumum atau dikenal “PAS” menggelar doa dan dzikir bersama ratusan anak yatim piatu, sekaligus minta berkah Jumat.

Kegiatan doa dan dzikir bersama anak yatim-piatu dipimpin TGH Subki Tanwir berlangsung di Gedeng Gede (Rumah besar) Puyung, Lombok Tengah, Jumat 30 Oktober 2020.

“Kita berkumpul dengan anak yatim piatu ini merupakan hal yang sungguh luar biasa. Jika sering bersama anak yatim piatu, maka akan dipermudah segala urusan,” ungkap Subki Tanwir saat memimpin dzikir dan doa itu.

Link Banner

Sementara itu, Hj Lale Prayatni menyampaikan, kegiatan dzikir dan doa ini sekaligus berbagi atau santunan ini dirasa tepat bagi anak-anak tersebut. Karena kondisi keluarganya berasal dari kalangan kurang mampu.

Ia berharap, santunan yang diberikan lewat Program Jumat Berkah ini bisa membantu kebutuhan anak yatim-piatu kalau pun nilainya tidak seberapa. “Jadi memang layak kita harus berbagi, terlebih momen perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan apa yang kita cita-citakan diberikan kemudahan serta berkah oleh Allah SWT,” kata Lale Prayatni.

Sapaan Lale Sileng ini mengatakan,
Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabi’ul Awal 1442 Hijriah dijadikan calon Bupati Lombok Tengah ini untuk memotivasi anak-anak yatim agar tetap semangat mewujudkan mimpi.

Nabi Muhammad SAW yang terlahir dalam keadaan yatim namun menjadi rasul dan pemimpin besar dunia menjadi contoh agar semua orang tetap semangat dalam kondisi apapun.

“Kami ingin membangkitkan semangat mereka agar tidak berkecil hati karena nabi kita sendiri merupakan seorang anak yatim piatu namun menjadi orang pilihan dan diangkat menjadi seorang rasul,” ujar Sileng saat mengajak anak-anak yatim sambil meminta bersama-sama membaca surat Yasin.

Jadwal padat tak membuatnya mengurangi perhatian kepada anak-anak yatim. Karena membahagiakan anak yatim, kata Sileng, tidak saja dilakukan karena bertepatan dengan momentum Pilkada Loteng tapi sudah biasa dilakukan.

“Karena ini tradisi keluarga, saya harus tetap melakukannya meskipun sedang sibuk sosialisasi. Pilkada tak boleh membuat kita kehilangan spirit untuk tetap berbuat baik dan peduli, khususnya kepada orang-orang yang membutuhkannya,” tegas calon Bupati diusung PKB dan PBB ini.

Sileng mengaku, senang bisa berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang sudah ditinggal orang tuanya itu.

Liburan seperti ini, menurut dia, selain dalam rangka menunaikan perintah Allah SWT untuk selalu memperhatikan anak-anak yatim, juga sangat efektif dalam menjaga imunitas tubuh, karena di situ ada kesenangan, kebahagiaan dan ketenangan.

“Inilah salah satu kenikmatan kami. Dan, inilah juga salah satu hiburan kami. Bisa berbagai kasih dan kesenangan dengan orang-orang yang memang membutuhkan seperti anak-anak yatim ini. Biarlah Pilkada tetap berjalan. Tapi, berbagi kebaikan dan kesenangan juga harus tetap berjalan,” tutupnya. (red)

Link Banner