DPP HIMMAH NW Siap “Hijrah” ke Ibukota

KORANNTB.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) periode 2020-2023 menjalani proses pelantikan di Taman Budaya Mataram, Ahad, 27 Desember 2020.

Surat keputusan dibacakan oleh Ketua II Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, Dr. TGH. Najmul Akhyar, sementara proses pembaiatan oleh Sekretaris Jenderal  PBNW, TGH. Hasanain Juani.

Pelantikan yang juga dirangkaikan dengan Rapat Pimpinan Pusat (RAPIMPUS) merupakan amanah Kongres IX, yang diadakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII),  Februari 2020 lalu. Seperti diungkap Ketua Panitia, Kanda Lukmanul Hakim, “RAPIMPUS diadakan untuk menyambung amanah kongres, menyelesaikan aturan-aturan yang belum selesai, sebagai bekal untuk perpindahan di Jakarta.”

Ketua Umum DPP HIMMAH NW, Kanda Alimudin menyatakan generasi HIMMAH NW saat ini adalah akumulasi semangat dan mimpi para senior HIMMAH NW, dan hajat berpindah ke Ibukota, tidak dipandang sebagai perpindahan fisik semata, tapi akumulasi semangat untuk menyebarkan ajaran-ajaran pendiri, Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid, Islam dalam bingkai Ahlusunnah Wal Jamaah, yang berkarakterkan washatiyyah.

Hijrah ke Ibukota juga disinggung Ketua Umum Demisioner HIMMAH NW, Ia menyebut perpindahan ke Jakarta adalah mimpi masa lalu pengurus Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan. Dalam sambutannya, Ia mewanti-wanti HIMMAH NW  sebagai alat, sementara tujuannya adalah Allah. Tidak boleh ada fanatisme, fanatik itu harus terhadap nilai bukan personalia.

Lebih lanjut, Saiful Fikri (Ketua Umum Demisioner HIMMAH NW) menyebut Islam Washatiyyah menjadi spirit perjuangan, Islam yang menghargai perbedaan, tidak ekstrim kiri atau pun kanan; dan Islam Washatiyyah harus dirawat.

Perpindahan  DPP HIMMAH NW ke Jakarta ditanggapi positif oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.,  sembari mengucapkan selamat, menurutnya ide besar hijrahnya HIMMAH NW ke Jakarta merupakan komitmen  untuk menjadi pelaut yang tangguh, “Selamat terhadap adik-adik yang dilantik, apalagi ad aide besar untuk hijrah ke Jakarta. Ini komitmen awal untuk menjadi pelaut yang handal, yang tidak hanya ingin berada di zona nyaman,” ujar mantan Komisaris ITDC ini. (red)