Prajurit TNI Asal Lombok Gugur Baku Tembak di Papua

KORANNTB.com – Satu lagi prajurit TNI yang gugur saat baku tembak melawan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Korban gugur adalah Pratu Dedi Hamdani.

Pratu Dedi Hamdani kelahiran Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yang bertugas di Pos Hitadipa. Ia gugur saat diserang KKB secara membabi-buta.

Sebelumnya KKB menyerang Pos Titigi, Intan Jaya. Dalam serangan tersebut, Pratu Roy Vebrianto gugur terkena tembakan pada bagian dada kanan.

Dari keterangan tertulis yang dikeluarkan Kepala Penerangan Kogabwihan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, Pratu Dedi Hamdani melakukan pengejaran terhadap KKB pasca serangan di Pos Titigi. Ia ditembak dari arah bukit oleh KKB.

Ia ditembak dari ketinggian di antara hutan kampung Sugapa Lama dan Hitadipa.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah melalui akun media sosial miliknya mengucapkan duka cita atas gugurnya Pratu Dedi Hamdani.

“Turut berduka atas berpulangnya Adinda Dedi Hamdani, salah seorang Putra NTB yg Gugur di Medan Tugas membela Negara nya tercinta. Semoga Allah menempatkan dinda di Tempat yg mulia di sisiNya..,” kata Gubernur.

Jenazah Pratu Roy Vebrianto dan Pratu Dedi Hamdani telah dievakuasi menggunakan helikopter dari Bandara Bilogai, Sugapa ke Kabupaten Mimika.

Pantauan media ini, akun Facebook Pratu Dedi Hamdani bernama Praja Raksasa Raksasa dibanjiri ucapan duka cita dari kerabat. Banyak netizen maupun kerabat merasa kehilangan terhadap gugurnya salah satu prajurit terbaik milik NTB. (red)

BACA:  TNI yang Gugur Kontak Tembak dengan KKB Asal NTB