Pengabdian Berakhir, Bupati Najmul Pamit

KORANNTB.com – Masa pengabdian Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar sebentar lagi berakhir. Bupati terpilih akan melanjutkan pengabdiannya.

Memasuki akhir pengabdian, Najmul terus melakukan road show di beberapa kecamatan di Lombok Utara.

Memasuki hari ketiga road show, Najmul bersilaturahmi di Kecamatan Gangga dan Tanjung, Rabu, 10 Februari 2021. Dia didampingi Ketua Tim Penggerak PKK KLU, Rohani.

Bupati Najmul dalam sambutannya menyampaikan segala ikhtiar telah dilakukan. Dia meminta semua pihak bersatu kembali pasca pilkada.

“Saya pikir kawan-kawan bijak menyikapi dan tiyang (saya) yakin ke depan Lombok Utara akan semakin baik dan semakin berkah berkat persatuan dan kesatuan kita semua,” tuturnya.

Bupati mengatakan pada akhir masa berkhidmat, berterima kasih kepada semua ikhtiar-ikhtiar yang telah  dilakukan yang mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Semuanya menunjukkan kesungguhan selaku masyarakat maupun aparatur di KLU ikut membantu program-program pemerintah.

Kepala Dinas DP2KBPMD, Kholidi  menyampaikan perjalanan panjang bersama bupati mulai sejak wakil bupati, banyak hal yang pada prinsipnya menjadi motivasi.

“Pada tahun awal menjabat sebagai bupati, ada enam BUMDes Mart yang kita hadirkan sebagai sebuah embrio untuk menumbuhkan ekonomi di KLU tetapi memang takdir berkehendak lain. Gempa yang terjadi pada tahun 2018 lampau menghancurkan seluruh bangunan, termasuklah BUMDes Mart tersebut,” tandasnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, bisa dilihat bahwa bagaimana retail modern tidak ada yang masuk di KLU. Adapun BUMDes Mart di Desa Anyar dan Kayangan yang masih eksis berdiri di tengah-tengah masyarakat, kendati terkendala keterbatasan anggaran. Hal lainnya, ikhtiar untuk melanjutkan 10 desa pemekaran yang terealisasi menjadi desa definitif.

Sementara itu, saat roadshow di Tanjung, Inspektur Inspektorat KLU H Zulfadli SE mengatakan hal yang berkesan dan tak terlupakan bahwa KLU 5 kali berturut-turut mendapatkan WTP. Anugerah ini tidak semua kabupaten bisa mendapatkannya. Berkat WTP, Lombok Utara memperoleh Dana Insentif Daerah.

Mantan Kepala Dispenda KLU itu menjelaskan beberapa program yang mungkin tidak terpikirkan tetapi berkesan yaitu Jumat Bedah Rumah yang diterima masyarakat sebelum gempa.

Ditambahkannya, pada saat peristiwa gempa bumi, kantor Dispenda bisa dijadikan markas pasukan Brimob untuk penanggulangan gempa bumi. Selain dalam waktu dua tahun terakhir menyelesaikan lebih dari 30 ribu RTG.

Sementara itu, Plt Camat Gangga Parihin di hadapan Bupati Najmul menjelaskan bahwa Kecamatan Gangga baru melakukan pemekaran desa dan sudah definitif, kini menjadi delapan desa.

Proses desa pemekaran sudah melaksanakan tugasnya dengan baik seprti pembentukan BPD, perangkat desa dan lembaga desa lainnya. Selanjutnya kondisi wilayah Kecamatan Gangga saat sekarang ini kondusif. Di samping itu pula pihaknya kerap berkunjung ke rumah-rumah kepala kewilayahan (Kadus) dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

“Pelaksanaan pemerintahan di Kecamatan Gangga sudah berjalan dengan baik. Apabila ada kekurangan, maka menjadi atensi kami untuk evaluasi ke depannya. Berkaitan dengan Covid-19, kami di sini kunjungan ke desa, guna sosialisasi dampak Covid-19,” tandasnya. (red)