Banyak Tikus di Kebun Jagung, Petani di Dompu Bunuh Diri

KORANNTB.com – Seorang petani jagung di Dusun Tompo, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memilih mengakhiri hidupnya karena stres banyak hama tikus di kebun jagung miliknya, Sabtu, 13 Februari 2021.

Petani bernama Burhanuddin (36 tahun) mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun serangga saat melihat tikus dan babi hutan terus merusak jagung miliknya.

Paur Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah, mengatakan kejadian bermula saat korban dan istri sedang mengontrol tanaman jagung miliknya.

Korban sangat terpukul setelah mengetahui ia akan gagal panen akibat jagung terserang hama.

“Korban mengeluh pada istrinya. Dia berkata tidak sanggup lagi menjadi petani jagung dan lebih baik mati saja,” kata Hujaifah.

Istri korban sempat menenangkan korban agar tidak frustasi. Posisi korban duduk bersama istrinya saling membelakangi. Tak disangka saat itu korban menenggak racun.

“Korban menenggak racun serangga jenis insektisida Dupont Lannate yang dicapur dengan racun ulat merek Sidametrin. Lantas saat Maryam (istri korban) membalikan badannya ia melihat sang suami sedang pingsan dan terlentang,” ujarnya.

Istrinya menangis dan minta tolong warga. Korban dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tak dapat tertolong. Dia meninggal dalam perjalanan ke puskesmas.

Korban juga tertekan dengan kehidupan sehari-hari. Apalagi korban masih memiliki utang yang digunakan untuk modal menanam jagung.

“Korban  tertekan dengan masalah yang dialaminya, termasuk memikirkan utang yang dipakainya sebagai modal menanam jagung,” katanya. (red)

BACA:  Ditinggal Nikah, Pria di Lombok Nekat Coba Akhiri Hidup