Kampung Sehat Jilid II Tuai Dukungan Mushida Lombok Tengah

KORANNTB.com – Muslimat Hidayatullah (Mushida) Lombok Tengah menggelar Musyawarah Daerah yang pertama pada Minggu, 14 Maret 2021 di Praya. Kegiatan yang dihadiri oleh Pengurus Wilayah Mushida NTB, Eka Fitriani dan Ketua DPW Hidayatullah NTB, Muslihuddin Mustakim.

Musda Mushida Lombok Tengah ini juga dirangkai dengan Deklarasi Dukungan Muslimat Hidayatullah Lombok Tengah untuk Program Kampung Sehat Jilid II  yang digagas oleh Kapolda NTB, Gubernur NTB, dan Danrem 162 Wirabhakti. Deklarasi ini didukung oleh Ditlantas Polda NTB yang diwakili oleh Subdit Kamsel Ditlantas Polda NTB.

Dalam sambutannya, Ketua DPW Hidayatullah NTB menjelaskan peran ibu dalam rangka menjadi pioneer (penggagas) berbagai kegiatan di rumah atau lingkungannya. Termasuk untuk kebersihan dan upaya mencegah penyebaran penyakit yang saat ini sedang menjadi pandemi.

“Dukungan untuk kampung sehat jilid ll ini sangat pas dan sejalan dengan ajaran Islam yang memprioritaskan kebersihan,” kata alumni Ponpes Nurul Hakim Kediri ini.

Sesuai dengan peraturan organisasi Mushida, Ketua PD ditunjuk oleh PW yang kemudian, Ketua PD dan PW selaku formatur melakukan rapat untuk menunjuk anggota pengurus.

Rohaini mendapatkan amanah menjadi Ketua PD Mushida Lombok Tengah. Kepala RA Berkah Ibu Labulia Lombok Tengah ini akan menjalankan kepengurusan periode 2021 – 2026.

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Mushida Lombok Tengah, alumni FKIP Fisika Unram ini menyampaikan beberapa target capaiannya.

“Tahun ini, Insyaallah akan mulai beroperasi RA/TK Yaa Bunayya Praya, akan kita adakan pembinaan kepada para anggota. Tentu juga, mendukung berbagai program pemerintah untuk sama – sama membawa manfaat untuk masyarakat. Salah satunya adalah dengan mendukung Program Kampung Sehat Jilid II ini,” kata Ketua Mushida Lombok Tengah.

Selain Deklarasi, kegiatan Musda ini juga diselipkan acara Inspirasi tentang Ibu Sebagai Pahlawan Cegah Covid-19. Sebagai pemberi inspirasi, Irawati Istadi, Pakar Parenting dari Jakarta melalui Perangkat Daring Zoom Meeting memberikan gambaran tentang peran ibu di masa pandemi Covid-19 ini.

Kegiatan ini berlangsung secara offline (Luring) dan Online (Daring) melalui Zoom Meeting. (red)