Dikudeta dari Ketua SAPANA, Rudi Lombok: Mereka Takut Kritik Penguasa

KORANNTB.com – Ketua Umum Sahabat Pariwisata Nusantara (SAPANA), Furqon Ermansyah alias Rudi Lombok dikabarkan dikudeta dari posisi Ketua SAPANA.

Kabar dikudeta Rudi Lombok mencuat dari unggahan Facebook Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Ari Garmono.

“Selamat untuk kanda Fahrurrozi Gaffar atas terpilihnya menjadi ketua DPP SAPANA (Sahabat Pariwisata Nusantara). Saya sangat mengenal antum sebagai orang yang berdedikasi dalam dunia pariwisata dan telah lama menjadi mentor saya dalam dunia pariwisata,” kata Ari Garmono.

“Semoga ke depannya kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam memajukan pariwisata NTB. Masa depan cerah pariwisata menanti,” ujarnya.

Menanggapi isu dikudeta dirinya, Rudi Lombok terlihat santai. Dia mengatakan penyebab dirinya ingin diturunkan karena beberapa anggota takut Rudi Lombok sering mengkritisi pemerintah.

“Karena saya sering kritik pemerintah. Mereka takut tidak kebagian proyek pemerintah. Padahal SAPANA ini organisasi pengabdian,” katanya, Senin, 5 April 2021.

Rudi bereaksi cuek soal dirinya dikabarkan dikudeta. Dia mengatakan pengertian dirinya sebagai ketua adalah tindakan ilegal yang tidak sesuai dengan AD/ART SAPANA.

“Mereka kirim undangan rapat melalui WhatsApp dan yang hadir hanya beberapa ketua cabang dan pengurus cabang,” ujarnya.

Rudi mengatakan ada beberapa orang termasuk Sekretaris SAPANA yang mendesak dirinya mundur dengan cara tidak benar.

“Yang memutuskan (saya dihentikan) hanya satu pendiri. Padahal jumlah pendiri 12 orang. Itu ilegal sekali. Karena ilegal, saya tetap ketua umum,” cetusnya.

Berdasarkan informasi yang diterima KORANNTB, rapat untuk memutuskan Rudi Lombok dipecat dari posisi ketua disebarkan melalui WhatsApp. Rapat digelar pada Kamis, 1 April 2021 di The Makan Makan Resto, Montong Kedaton, Lombok Barat.

Edaran surat undangan rapat ditandangani Sekretaris SAPANA, Azis Junaidi.

BACA:  Rudi Lombok Sesalkan, Oknum BPPD NTB di Balik Upaya Kudeta Dirinya

Dalam rapat tersebut memutuskan Fahrurrozi Gaffar sebagai ketua umum terpilih mengganti Rudi Lombok. (red)