Polda NTB Selidiki Penyebab Banjir Bima, Ini Kata Pemprov

KORANNTB.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) akan melakukan penyelidikan terhadap penyebab banjir di Kabupaten Bima, NTB.

Langkah Polda dilakukan karena banjir di Kabupaten Bima setiap tahunnya selalu terjadi. Dugaan adanya pembalakan liar tidak luput menjadi penyebab banjir.

Selain itu, banjir disinyalir juga disebabkan hutan yang mulai gundul akibat pemanfaatan kawasan hutan menjadi ladang jagung.

Menanggapi rencana penyelidikan Polda, Pemprov NTB mendukung. Upaya Polda disebut sebagai langkah jangka panjang dalam mencegah terulang kembali bencana banjir di Bima.

“Memang perlu dilihat penyebab banjir. Ini salah satu bahan Pemerintahan mengambil langkah selanjutnya,” kata Kepala Dinas Kominfotik NTB, I Gde Putu Ariyadi, Jumat, 9 April 2021.

Ariyadi mengatakan, investigasi penyebab banjir bukan berarti mencari-cari kesalahan orang, namun lebih kepada mencari solusi ke depan agar banjir tidak terulang.

“Intinya bukan mencari kesalahan tapi bagaimana mencari akar permasalahan, sehingga mencari solusi ke depan,” ujarnya.

“Penanganan jangka panjang ke depan harus punya grand design agar masalah tidak terulang lagi,” katanya.

Bencana banjir di Kabupaten Bima akibat dampak dari siklon tropis Seroja. Total warga terdampak sebanyak 29.182 jiwa.

Kerugian ditaksir mencapai 680 miliar dari bencana banjir di Bima. Bantuan bagi korban telah didistribusikan bertahap. (red)

BACA:  Singgung Lahan Jagung, Kepala BNPB Soroti Banjir di Bima