Link Banner

Eks Jubir KPK: Belum Pernah Ada Kejadian Ketua KPK Ditolak Mahasiswa

KORANNTB.com – Universitas Mataram (Unram) menjadi kampus yang pertama di Indonesia menolak kuliah umum Ketua KPK, Firli Bahuri.

Agenda kuliah umum soal integritas pemberantasan korupsi oleh Firli Bahuri yang dijadwalkan digelar di Unram hari ini, mendapat penolakan ratusan mahasiswa, Senin, 28 Juni 2021.

Rencana pukul 13.00 Wita, Firli akan memberi kuliah umum di Unram. Namun sekelompok mahasiswa datang ke rektorat berunjuk rasa menolak kehadirannya.

Bahkan, personel kepolisian sejak pagi telah memblokade pintu masuk Unram untuk kondusivitas kedatangan Firli.

“Kami menolak kedatangan Firli Bahuri di kampus ini. Karena Unram masih waras menolak orang integritasnya memberantas korupsi masih diragukan,” teriak seorang mahasiswa.

Puluhan mahasiswa yang berunjuk rasa mendapatkan pengawalan satpam kampus. Namun beberapa saat kemudian, ratusan mahasiswa tiba-tiba datang ikut menggelar aksi.

Puluhan kelompok mahasiswa terus datang sehingga membuat suasana di sekitar rektorat penuh.

“Firli ingin memberikan kuliah umum soal integritas, tapi justru KPK dilemahkan di era Jokowi ini,” kata seorang massa aksi.

“Tolak Firli! Tolak Firli,” sorak ratusan mahasiswa.

Bahkan, puluhan polisi dari luar rektorat diduga hendak masuk, namun mahasiswa berteriak meminta mereka tidak memasuki area kampus.

Beberapa lama berselang, muncul surat pemberitahuan dari Unram yang menyatakan Firli Bahuri tidak jadi datang dan diganti oleh Wakil Ketua KPK. Namun rencana kuliah umum batal digelar.

Aksi mahasiswa menolak Firli mendapatkan tanggapan mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Melalui Twitter, Febri mengaku baru pertama kali dalam sejarah KPK, ada Ketua KPK yang ditolak memberikan kuliah umum.

“Apa benar rencana kedatanagn Ketua KPK ke kampus Universitas Mataram hari ini ditolak mahasiswa dan dibataklan?,” cuitnya.

BACA:  Menristekdikti Berikan Kuliah Umum di Unram

“Seingat saya belum pernah kejadian selama KPK ada, Ketua KPK ditolak datang oleh mahasiswa,” ujarnya. (red)

Link Banner
Link Banner
Link Banner