Bukan Pawang Hujan, Rara Sebut Profesinya Pramugari Event

KORANNTB.com – Raden Rara I. Wulandari dipercaya sebagai pawang event MotoGP Mandalika. Tidak tanggung-tanggung, dia ditunjuk langsung Menteri BUMN Erick Thohir.

Rara merupakan perempuan kelahiran Papua dan besar di Jogja. Dia tinggal di Bali, namun karena sering dipanggil menjadi pawang di acara besar nasional, sehingga selalu sibuk dan berada di Jakarta.

Rara mengatakan, biasanya dirinya dipanggil pramugari event, bukan pawang hujan. Dia memiliki kemampuan menahan hujan dan memanggil hujan.

“Saya sebagai pramugari event. Kalau mau tulis pawang boleh juga,” ujarnya dalam video yang diunggah akun Facebook, Muh. Baihaqi, Jumat, 18 Maret 2022.

Dia mengatakan, saat bekerja sebagai pawang hujan tidak menerima pawang lainnya. Begitu juga saat menjadi pawang di event MotoGP Mandalika.

Rara mengatakan, menjadi pawang di Sirkuit Mandalika cukup sulit karena kondisi panas tidak stabil. Sehingga cukup sulit bagi pawang lainnya. Apalagi, ada permintaan hujan gerimis diturunkan.

“Saya juga tidak menerima pawang hujan lain. Jadi hanya Rara pawang hujan di sini. Jadi kalau ada pawang hujan lokal saya pasti bilang take off dulu. Karena di sini cuacanya tidak panas stabil, karena suhunya minta suam-suam kuku,” katanya.

Dia juga menjelaskan, hari pertama MotoGP kemarin, memang sengaja menurunkan hujan gerimis dengan intensitas kecil atau sedang. Selain agar pembalap nyaman, juga agar aspal tidak panas. (red)

Foto: Pawang hujan Sirkuit Mandalika, Raden Rara I. Wulandari (istimewa)

BACA:  Hari Pertama MotoGP Diguyur Hujan Meskipun Ada Pawang