Tarawih di Mataram Kini Boleh Rapatkan Saf

KORANNTB.com – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat kini memperbolehkan masyarakat atau jamaah untuk merapatkan saf saat salat tarawih.

Sebelumnya, kondisi pandemi kemarin membuat tarawih menggunakan protokol ketat dengan jaga jarak dan menggunakan masker.

“Sudah boleh (merapatkan saf),” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram HM Amin.

Itu juga didasari Mataram sudah masuk PPKM level 1 karena menurunnya angka kasus pandemi COVID-19.

Selain itu, pengeras suara pada masjid-masjid juga diperbolehkan saat Ramadan tahun ini. Begitu juga dengan larangan membuka warung makan di siang hari selama bulan puasa. (red)

Foto: Ilustrasi salat (istimewa)

BACA:  Perang Petasan di Jalan, 5 Bocah Diamankan Polisi