Cek Fakta: Ganjar Sebut Anggaran Kesehatan Hanya 5 Persen
KORANNTB.com – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengklaim anggaran untuk kesehatan hanya 5 persen dari APBN. Hal tersebut diucapkan dalam debat terakhir Pilpres 2024 yang diselenggarakan oleh KPU RI pada Minggu malam, 4 Februari 2024.
Benarkah pernyataan Ganjar bahwa anggaran kesehatan hanya 5 persen dari APBN?
Penelusuran Fakta
Dilansir dari Antaranews.com, menurut Senior Research Associate Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG), Klara Esti, dalam APBN 2023, anggaran kesehatan adalah sebesar Rp178,7 triliun, belanja kesehatan mencapai Rp96,6 T (4,3 persen) di tahun 2022. Untuk tahun 2024, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 186,4 triliun atau sebesar 5,6 persen dari APBN.
Dosen Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi FK-KMK Universitas Gadjah Mada, Anis Fuad, menjelaskan dalam UU Kesehatan no 17 tahun 2023, tidak diatur lagi mengenai mandatory spending.
“Sebelum UU Kesehatan yang baru disahkan, belanja wajib minimal kesehatan 5 persen. Namun, dalam pelaksanaannya, sering tidak dapat mencapai,” ujar Anis.
Kesimpulan
Menurut Senior Research Associate Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG), Klara Esti, dalam APBN 2023, anggaran kesehatan adalah sebesar Rp178,7 triliun, belanja kesehatan mencapai Rp96,6 T (4,3 persen) di tahun 2022. Untuk tahun 2024, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 186,4 triliun atau sebesar 5,6 persen dari APBN.
Sehingga dapat disimpulkan apa yang dikatakan Ganjar Pranowo dalam debat Pilpres 2024 terakhir adalah informasi yang benar. Itu terbukti dengan pernyataan Senior Research Associate Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG), Klara Esti dan juga tertuang dalam UU Kesehatan no 17 tahun 2023.
Sumber
https://cekfakta.com/focus/15777