KORANNTB.com – Ramai beredar video di media sosial Facebook yang memperlihatkan sebuah sepeda listrik berwarna merah terbalik di pinggir jalan, kemudian tidak jauh dari lokasi tersebut terdapat seorang anak perempuan tergeletak di pinggir jalan, yang diperluk seorang perempuan diduga ibunya sambil menangis.

Dalam video tersebut menuliskan narasi bahwa kejadian tersebut merupakan korban tersetrum sepeda listrik.

“Astagfirullah kesetrum sepeda listrik meninggal dunia,” bunyi tulisan di video tersebut.

Video tersebut diunggah akun Facebook @Sri Wahyuni, seorang warga Lombok yang mengklaim bahwa kejadian tersebut terjadi di dusun suaminya.

“Sepeda Listrik Aman dri setrum ( Tdk akan nyetrum ) tp bs saja meledak ,, itu sebab’a sepeda listrik di luar negri tdk sembarang pakai .,,,,tapi di gubuk suami saya anak anak di sini masih umur 6,7 tahun sudah PD rata punya 😭😭😭anak anak org jeranjag anak sultan semua satu punya semua wajib ikut punya Masya Allah semoga anak anak kita selalu di lindungi dan di jaga dan di pelihara oleh Allah di mana pun berada aamiin,” tulisnya.

Penelusuruan Fakta

Tim Cek Fakta Koranntb mencoba menelusuri video yang beredar tersebut. Video tersebut telah beredar sejak 2023 lalu. Bahkan pada 27 Juli 2023 akun Facebook  @Hana Nasa mengunggah video tersebut dan mengklaim terjadi di Gunung Sari, Lombok Barat.

“Kejadian di gunung sari seorang anak pengendara  sepeda listrik (terkapar kena setrum) untuk perhatian mohon jaga keselamatan anak kita,” tulis akun @Hana Nasa.

Klaim video yang menyebut kejadian tersebut akibat tersetrum sepeda listrik sangat meragukan. Jika diamati dari frame demi frame video, di samping sepeda listrik yang tergeletak terlihat sebuah mobil yang mengalami pecah ban kiri. Bahkan di sekitar lokasi juga terdapat pecahan semen di trotoar jalan seperti baru saja terjadi kecelakaan lalulintas atau tabrakan.

Video tersebut juga telah banyak digunakan media nasional. Pada Agustus 2023, tvOne juga menggunakan video tersebut pada berita berjudul “Hati-Hati, Marak Kecelakaan Anak Pengguna Sepeda Listrik.”

Namun pada kejadian video tersebut, tvOne tidak merinci di mana lokasi kejadian tersebut.

“Viral video seorang anak yang tewas tertabrak mobil box saat mengendarai sepeda listrik. Orang tua korban menangis histeris melihat anaknya tergeletak di pinggir jalan… Tak jelas di mana peristiwa ini terjadi, tetapi videonya viral di jagat maya,” kata tvOne.

Sementara dilansir dari Youtube TribunJatim Official, mengatakan kejadian tersebut terjadi di Makassar. Pada berita berjudul “Viral! Bocah di Makassar Main Sepeda Listrik Tewas Ditabrak Mobil,” dijelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan tewas ditabrak mobil di jalan raya saat asyik main sepeda listrik.

Dilansir dari makassarterkini.id, disebut bahwa kejadian tersebut diakibatkan seorang anak yang bermain sepeda listrik tanpa pengawasan orang tua, tertabrak mobil box yang melintas.

Kesimpulan

Dari hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebut seorang anak tewas tersetrum sepeda listrik tidak benar. Kejadian tersebut diakibatkan seorang anak tertabrak mobil box saat mengendarai sepeda listrik di jalan.

Kejadian tersebut juga bukan terjadi di Lombok, melainkan di Makassar.

Video tersebut merupakan hoaks dengan jenis False context (konteks keliru). Biasanya narasi dan konteks sebuah konten adalah keliru atau salah. Hoaks jenis ini memanfaatkan konten atau video yang pernah terjadi di suatu tempat, namun konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Sumber

TvOne https://youtu.be/F6HXvh2t80s?si=LGSoJz_I1YFyTWjm

TribunJatim https://youtu.be/Tm1WKRY-A3w?si=AUOXFzU_A2fDsb7-

https://makassar.terkini.id/viral-bocah-di-makassar-main-sepeda-listrik-tewas-ditabrak-mobil/