KORANNTB.com – Sahabat Pariwisata Nusantara (Sapana) mendukung langkah Chairman MXGP Indonesia 2024, Zulkieflimansyah untuk memindahkan lokasi MXGP Lombok 2024 dari eks Bandara Selaparang Rembiga, Kota Mataram ke Sirkuit Lantan Lombok Tengah.

Ketua Sapana, Furqan Ermansyah alias Rudy Lombok menilai langkah Gubernur NTB 2018-2024 untuk memindahkan lokasi perhelatan MXGP sangat tepat.

Rudy melihat sejauh ini tidak ada semangat dan kolaboratif Pemkot Mataram dalam melaksanakan event internasional tersebut. Padahal itu menjadi momentum untuk bangkitnya pariwisata NTB.

“Saya rasa sangat tepat jika MXGP 2024 di Lombok dipindahkan dari Sirkuit Selaparang Mataram ke Lantan. Saya lihat tidak ada keseriusan Pemkot Mataram dalam menggelar event internasional itu,” ujarnya, Jumat malam, 19 April 2024.

Dia menuding Pemkot Mataram saat ini gagal mengurus pariwisata. Banyak contoh terlihat, mulai dari ketidakjelasan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Mataram hingga berbagai event wisata.

“Mataram ini tidak punya BPPD. Itu bukti Pemkotnya tidak serius urus pariwisata. Lihat saja Lebaran Topat kemarin justru Lombok Barat lebih meriah dengan berbagai event,” kata dia.

Rudy mengatakan seharusnya Pemkot Mataram bersyukur ada event internasional digelar di daerahnya. Tapi justru tidak ada kinerja dan kolaborasi yang serius dalam melaksanakan event.

“Sangat tidak serius sekali. Pariwisata di Mataram sangat mundur karena Pemkotnya tidak mendukung,” kata dia.

Selain itu, Rudy mendukung MXGP dipusatkan di Lombok Tengah mengingat daerah tersebut merupakan lokasi Sirkuit Mandalika, sehingga sport tourism bisa dipusatkan di sana.

“Lombok Tengah bisa dipusatkan menjadi lokasi sport tourism. Itu akan semakin menarik untuk pariwisata berbasis olahraga kita,” ujar dia.

Sebelumnya, Bang Zul sapaan akrab Zulkieflimansyah bertemu Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri pada Jumat siang. Pertemuan tersebut salah satunya membahas rencana pemindahan lokasi MXGP.

“Kami melihat kemungkinan event MXGP itu dilaksanakan di Lantan. Karena kami melihat tanpa dukungan Pemda yang betul-betul serius, event dunia ini susah suksesnya,” ujar Bang Zul.

“Saya lihat Pak Bupati Loteng ini hobi motor juga. Saya sangat senang beliau setuju, nanti kita matangkan kembali kemungkinan kita pindahkan dari¬† Bandara Mataram ke Lantan. Tapi tentu proposal ini kami sampaikan ke dunianya, kalau mereka setuju Lantan berubah nanti,” katanya.