Daftar 5 Pendaki Asing Jatuh di Gunung Rinjani pada 2025
KORANNTB.com – Sepanjang tahun 2025, lima pendaki asing jatuh saat menjelajahi jalur pendakian Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Dua di antaranya meninggal dunia. Berikut rangkuman insiden yang menimpa para wisatawan mancanegara tersebut berdasarkan data Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan Kantor SAR Mataram.
1. Rennie Bin Abdul Ghani (Malaysia)
Turis asal Malaysia ini tewas setelah terjatuh dari tebing di jalur Torean, Sabtu, 3 Mei 2025. Pelaksana Tugas Ketua Tim Evakuasi BTNGR, Gede Mastika, menjelaskan bahwa Rennie mendaki bersama rombongan 23 warga Malaysia, empat pemandu, dan sembilan porter.
“Korban ini terus berjalan. Karena sudah biasa mendaki di Malaysia,” kata Gede.
Saat hendak melewati jalur tali railing Banyu Urip, Rennie menolak bantuan dari pemimpin tim dan kemudian terjatuh ke jurang sedalam 100 meter.
2. Juliana Marins (Brasil)
Juliana, warga Niteroi, Brasil, mengalami kecelakaan pada Sabtu, 21 Juni 2024, saat berada tak jauh dari Danau Segara Anak. Ia sedang melakukan perjalanan tur Asia, mengunjungi beberapa negara sejak Februari.
Setelah proses evakuasi yang berlangsung selama beberapa hari, Juliana dinyatakan meninggal. Autopsi menunjukkan ia meninggal beberapa menit setelah terjatuh akibat benturan keras.
3. Nazli bin Awang Mahat (Malaysia)
Nazli terjatuh pada Jumat, 27 Juni 2025, sekitar pukul 14.20 WITA, sekitar 200 meter sebelum jembatan menuju Danau Segara Anak.
“Korban masih bisa berjalan pelan walau ada cedera di kaki dan benturan di kepala,” ujar Kepala BTNGR, Yarman.
Ia mengalami patah tulang di bagian pinggang dan luka di kepala. Evakuasi dilakukan secara bertahap menuju posko terdekat.
4. Benedikt Emmenegger (Swiss)
Pendaki asal Swiss ini tergelincir saat menuruni jalur dari Pelawangan menuju Danau Segara Anak, Kamis, 16 Juli 2025.
Ia mendaki bersama anaknya dan seorang pemandu lokal. Tim penyelamat dikerahkan ke lokasi dan helikopter diturunkan untuk mengevakuasi Benedikt yang akhirnya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
5. Sarah van Hulten (Belanda)
Perempuan asal Belanda yang berdomisili di Denmark ini terjatuh pada Kamis, 17 Juli 2025, di jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak.
“Laporan kami terima tadi siang dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR),” ujar Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Evakuasi dilakukan dengan bantuan helikopter SGi Air Bali yang dikerahkan dari Denpasar. Hingga saat ini, proses penyelamatan masih berlangsung.
Rangkaian insiden pendaki jatuh di Gunung Rinjani menunjukkan bahwa meski Gunung Rinjani menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara, medan yang curam dan ekstrem tetap memerlukan kewaspadaan tinggi serta pendampingan profesional dalam setiap pendakian.