KORANNTB.com – Meningkatnya skala demo di berbagai daerah di Indonesia, memantik masifnya penyebaran hoax di tanah air. Tidak terkecuali di Lombok, hoax beredar luar soal demo.

Baru-baru ini di beberapa group WhatsApp terlihat akun memprovokasi warga dengan edaran demo.

Berikut ini adalah beberapa hoax yang beredar di Lombok:

1. Aksi Penjarahan

Sebuah gambar edaran pemberitahuan aksi di Lombok Utara disunting oleh pihak tidak bertanggungjawab meminta masyarakat mewaspadai rencana aksi penjarahan yang akan dilakukan pada 1 September 2025.

Narasi bertulis: “yang punya warung di sekitar gedung DPR KLU asal sudah tolong amankan barang kalian. Karena sebagian mereka gak mau demo tapi mau nyari tv, kulkas, sampai keset welcome.”

Informasi tersebut tidak berdasar dan tidak benar. Tidak ada sumber resmi yang mengindikasikan akan terjadi aksi penjarahan terhadap warung-warung.

2. Bupati Lombok Timur

Muncul juga berita dari media tidak kredibel yang berjudul “Lombok Timur Memanas, Bupati Iron Tantang Rakyat: “TNI Saja Saya Lawan!”

Berita tersebut merupakan informasi palsu yang ditulis pihak tidak bertanggungjawab.

Bupati Haerul Warisin atau Iron sudah membantah informasi tersebut.

“Itu tidak benar, itu hoaks. Tidak mungkin saya sebagai pemimpin menantang rakyat saya sendiri, apalagi menentang institusi seperti TNI. Saya sangat menghormati TNI.” ujarnya.

“Sangat jelas sekali, pihak tersebut tidak konfirmasi ke saya. Terlihat sepihak dan hanya asumsi sendiri,” tegasnya.

Banyak informasi palsu atau hoax di Lombok yang beredar terkait aksi maupun rencana demo. Masyarakat diminta untuk mewaspadai informasi berseliweran. Pastikan sumber informasi tersebut resmi atau dari dari media yang kredibel.