Bola Mata Pasien RSJ Mutiara Sukma NTB Tiba-tiba Pecah, KDD Cek CCTV
KORANNTB.com – Kondisi tragis dialami seorang pasien di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma NTB berinisial MY. Perempuan paruh baya asal Lombok Tengah tersebut mengalami kondisi tragis di mana dua bola matanya pecah dan mengalami kebutaan permanen.
Kondisi yang dialami korban memantik reaksi pihak keluarga. Melalui sosial media, keluarga korban bercerita bahwa MY diantar pada Jumat, 2 Januari 2026 di RS Mutiara Sukma. Namun baru semalam berada di sana, tiba-tiba dua bola mata korban pecah. Korban dijadwalkan akan melakukan operasi pengangkatan bola mata pada 10 Januari 2025 besok.
Ada Bisikan
Ketua Komite Disabilitas Daerah (KDD) Joko Jumadi mengatensi kasus tersebut. Dia telah menghubungi pihak rumah sakit untuk meminta klarifikasi. Pihak rumah sakit mengatakan, bahwa korban mengalami halusinasi dan mengucak matanya hingga pecah.
“Saya sudah komunikasi dengan pihak RSJ. Informasi awal korban berhalusinasi ada suara yang minta dia mengucek matanya supaya lebih jelas melihat, saat ditemukan petugas kondisi mata korban sudah berdarah karena dikucek-kucek,” kata Joko, Jumat, 9 Januari 2026.
Meski demikian, pada Senin besok Joko Jumadi akan memeriksa secara langsung kondisi CCTV serta bukti-bukti pendukung bahwa kondisi korban murni karena korban sendiri.
“Hari senin saya lihat laporan terkait itu termasuk bukti yang ada CCTV. Mereka menyampaikan semua (bukti) sudah ada. Hampir bisa dipastikan tidak ada orang lain di dalam ruangan (selain korban),” ujarnya.
Kasus tersebut menurut Joko menjadi catatan terhadap penanganan pasien pasca keluar dari RSJ. Di mana banyak kasus pasien jarang diawasi intensif keluarga. Sehingga banyak pasien yang putus obat, padahal harus tetap rutin diberikan.
“Ini menjadi catatan bagaimana kita kesulitan perawatan pasca rumah sakit. Di beberapa case yang selesai perawatan di RSJ, ada kondisi keluarga tidak mampu mengawasi. Harus ada peran Dikes atau desa untuk memastikan pasien tidak putus obat,” ujarnya.
