KORANNTB.com –Safari Ramadhan perdana Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di Masjid Al Abror, Kecamatan Janapria, Jumat (20/2/2026), berlangsung khidmat dan penuh makna. Dihadiri sekitar 850 jemaah, agenda ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.

Berikut adalah 5 poin utama yang dirangkum dari kegiatan tersebut:

1. Konsep Baru: Lebih Dekat dengan Ibadah Iktikaf
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang kerap berpusat di kantor camat, Safari Ramadhan kali ini langsung menyasar masjid-masjid di desa. Tujuannya jelas: agar jajaran pemerintah bisa berbaur lebih dekat dengan warga sekaligus menjalankan ibadah iktikaf bersama.

2. “Absensi” Langsung Pejabat Publik
Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM Nursiah, melakukan hal menarik dengan melakukan absensi langsung di lokasi. Dari kepala dinas hingga kepala sekolah dikontrol kehadirannya. Mengapa? Agar seluruh unsur pelayanan publik dipastikan siap merespons kebutuhan warga secara langsung tanpa birokrasi yang berbelit.

3. Kepedulian Nyata Melalui Santunan
Bulan suci menjadi momentum berbagi. Dalam kegiatan ini, pemerintah menyalurkan bantuan konkret berupa:

Santunan untuk 100 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.

Santunan BPJS Ketenagakerjaan bagi ahli waris peserta untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

4. Forum Terbuka: Menyerap Keluhan Warga
Masjid Al Abror seketika berubah menjadi ruang dialog. Masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi kritis, di antaranya:

Infrastruktur: Perbaikan jalan rusak di rute Montong Gamang menuju Praya Timur akibat curah hujan tinggi.

Fasilitas Pemuda: Permintaan penambahan fasilitas lapangan olahraga karena kapasitas yang tersedia saat ini sudah tidak memadai.

5. Memperkuat Ukhuwah di Tengah Ibadah
Camat Janapria, Lalu Marzawan Supriadi, menekankan bahwa esensi kegiatan ini adalah peningkatan kualitas diri. Safari ini menjadi pengingat bagi warga untuk memperkuat tali persaudaraan (ukhuwah) dan meningkatkan etos kerja serta ibadah selama bulan Ramadhan.

“Safari ini menjadi kesempatan untuk saling bertatap muka antara masyarakat dan seluruh unsur pelayanan… agar koordinasi lebih mudah.” Dr. HM Nursiah, Wakil Bupati Lombok Tengah.