KORANNTB.com – Sedikitnya sembilan orang tewas dan hampir ratusan lainnya, termasuk beberapa anak, terluka setelah sebuah rudal balistik Iran menghantam Beit Shemesh, sebelah barat Yerusalem, pada Minggu (1/3/2026), lapor media Israel, The Jerusalem Post.

Serangan itu menghancurkan minimal empat gedung apartemen, dan beberapa laporan menyebut rudal bahkan menembus tempat perlindungan warga setempat. Ini menjadi serangan kedua yang tercatat di Israel tengah dalam beberapa hari terakhir.

Sekitar 30 ambulans dari Magen David Adom dikerahkan ke lokasi kejadian, sementara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengerahkan tim Pencarian dan Penyelamatan Komando Garda Depan, ditambah pasukan medis dan helikopter, untuk mengevakuasi korban.

IDF menyatakan sistem peringatan dini berfungsi sesuai rencana dan diaktifkan di wilayah terdampak. Pihak militer kini tengah menyelidiki situasi untuk memastikan keamanan warga dan menilai skala kerusakan.

Sementara bersumber dari media yang sama, ada sebanyak tiga tentara Amerika Serikat menjadi korban tewas dalam serangan balasan Iran.

Sementara data dari Al-Jazeera menulis sebanyak 201 korban tewas di pihak Iran dan 747 terluka. Sementara di pangkalan militer AS di Irak sebanyak dua orang tewas dan tiga terluka. Di Kuwait satu tewas dan tiga terluka dan di Israel sembilan tewas dan 121 terluka.