Bandara Amman Mineral Berpeluang Jadi Pintu Logistik dan Perdagangan NTB
KORANNTB.com – Keberadaan Bandara Amman Mineral dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat konektivitas wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bandara tersebut juga membuka peluang meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pulau Sumbawa serta menjadi pintu akses logistik dan perdagangan dari Sumbawa ke berbagai daerah.
“Selama ini rutenya hanya ke Denpasar dan ke Lombok. Padahal jika dilihat dari integrasi ekonomi, lebih banyak kita berhubungan ekonomi dan perdagangan itu dengan Surabaya, Jawa Timur. Jika itu bisa kita buka, maka ada pintu masuk untuk pertukaran perdagangan antara NTB dengan Jawa Timur,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau Bandara Amman Mineral di Desa Kiantar, Kabupaten Sumbawa, Jumat (13/3/2026).
Miq Iqbal menambahkan, meski bandara tersebut masih berstatus bandara khusus dan belum melayani rute penerbangan komersial, fasilitas yang tersedia dinilai sudah sangat baik. Bandara itu juga telah dilengkapi berbagai sarana penunjang yang memadai, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan penumpang.
“Tadi saya baru cek, ATC-nya sudah punya orang-orang yang sudah tersertifikasi untuk menjalankan ATC itu,” terang Gubernur.
Di sisi lain, proses kalibrasi serta izin khusus bandara tersebut telah diperoleh. Namun izin umum agar bandara dapat digunakan oleh maskapai komersial masih dalam proses pengurusan.
Untuk itu, Gubernur Miq Iqbal akan berupaya membantu mempercepat proses perizinan sekaligus mencari model bisnis yang memungkinkan bandara tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh maskapai komersial.
“Bandara inikan sudah terdaftar, tinggal kita pikirkan model bisnisnya saja. Agar keberadaannya lebih optimal,” ungkapnya.
