KORANNTB.com – Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait serangan terhadap universitas di Iran.

Dilansir dari Tasnim News Agency, dalam Pengumuman Nomor 50 Operasi Janji Sejati 4, IRGC menyebut bahwa pasukan yang mereka sebut sebagai agresor Zionis-Amerika kembali menargetkan fasilitas pendidikan di Iran, termasuk Universitas Sains dan Teknologi Teheran.

IRGC menegaskan bahwa seluruh universitas yang berafiliasi dengan Israel serta universitas Amerika di kawasan Asia Barat kini dianggap sebagai target sah sebagai bentuk pembalasan.

Dalam pernyataan tersebut, IRGC juga memperingatkan staf, dosen, mahasiswa, serta warga di sekitar kampus-kampus tersebut untuk menjaga jarak minimal satu kilometer demi keselamatan.

Selain itu, IRGC memberikan tenggat waktu kepada pemerintah Amerika Serikat untuk mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk serangan terhadap universitas di Iran. Batas waktu yang ditentukan adalah Senin, 30 Maret pukul 12.00 waktu Teheran.

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, IRGC menyatakan ancaman serangan balasan akan tetap berlaku dan dilaksanakan.

Pernyataan itu juga menegaskan bahwa Amerika Serikat harus menghentikan sekutunya dari menyerang universitas dan pusat penelitian di Iran, jika tidak ingin fasilitas pendidikan mereka di kawasan tersebut menjadi sasaran.