ITDC Transformasi Destinasi: Gelaran Event Sepanjang 2025 Gerakkan Ekonomi Nasional Triliunan Rupiah
koranntb.com – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sukses memperkuat posisinya sebagai pengelola destinasi pariwisata kelas dunia. Sepanjang tahun 2025, rangkaian event nasional dan internasional yang digelar ITDC di berbagai kawasan terbukti menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan roda ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Melalui laporan kinerja tahunan bertajuk “Event ITDC Sepanjang 2025: Ekonomi Bergerak, Destinasi Menguat”, ITDC mencatatkan dampak signifikan mulai dari The Mandalika (NTB), The Nusa Dua (Bali), The Golo Mori (NTT), hingga Danau Toba (Sumatera Utara).
Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa pengelolaan event berkualitas bukan sekadar sarana promosi, melainkan penggerak ekonomi yang inklusif.

“Penyelenggaraan event sepanjang tahun 2025 berorientasi pada penguatan ekonomi kawasan dan daerah. Event berkualitas terbukti memberikan dampak konstruktif, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan hingga keterlibatan UMKM dan penyerapan tenaga kerja lokal,” ujar Ahmad Fajar dalam siaran persnya, Jumat (2/1/2026).
Capaian Strategis di Berbagai Kawasan
ITDC melaporkan keberhasilan nyata di beberapa titik destinasi unggulan nasional:
-
The Mandalika (NTB): Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2025 menjadi kontributor terbesar dengan dampak ekonomi nasional mencapai Rp4,96 triliun. Penonton melonjak 15,7% menjadi 140.324 orang, dengan okupansi hotel kawasan mencapai 100 persen.

-
The Golo Mori (NTT): Melalui International Golo Mori Jazz dan Sunset Run, ITDC mencatatkan rasio multiplier effect sebesar 2,1. Setiap Rp1 investasi event menghasilkan nilai ekonomi Rp2,1 bagi masyarakat lokal dengan serapan tenaga kerja setempat mencapai 80%.

-
The Nusa Dua (Bali): The Nusa Dua Festival 2025 memperkuat ekonomi kreatif dan berkontribusi terhadap lebih dari 20% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali.
-
Danau Toba (Sumatera Utara): Ajang Aquabike dan F1 Powerboat World Championship berhasil mendorong okupansi hotel di kisaran 70–90% serta membuka peluang usaha baru bagi warga lokal.
Komitmen Keberlanjutan dan Sinergi
Keberhasilan ITDC sepanjang 2025 tidak terlepas dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Setiap tahapan perencanaan event kini melibatkan pemberdayaan UMKM secara masif serta peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.
Di Mandalika saja, sebanyak 3.000 tenaga kerja lokal terserap dan lebih dari 800 UMKM terlibat langsung dalam rangkaian event. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan komunitas lokal menjadi kunci utama kesuksesan ini.
“Capaian ini menegaskan transformasi ITDC sebagai pengelola destinasi yang mengedepankan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa,” tutup Ahmad Fajar.
