KORANNTB.com – Sebuah peristiwa mengundang haru terjadi di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bima. Seorang perawat tanpa sadar memberikan penanganan medis kepada pasien kritis yang belakangan diketahui merupakan anak kandungnya sendiri.

Informasi ini dilansir dari Instagram mbojoinside. Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026. Perawat bernama Naning saat itu tengah bertugas seperti biasa ketika seorang pasien kecelakaan lalu lintas dibawa masuk ke IGD dalam kondisi parah dan tanpa identitas.

Korban kemudian diketahui bernama Muhammad Aqil Natsir bin Suhardin, seorang siswa kelas III MTsN 2 Kota Bima yang berasal dari Kelurahan Kumbe. Ia mengalami kecelakaan di wilayah Rabadompu Barat saat dalam perjalanan pulang sekolah.

Tanpa mengetahui identitas korban, Naning bersama tim medis berupaya maksimal memberikan pertolongan. Proses penanganan berlangsung intens sebagaimana prosedur terhadap pasien dalam kondisi kritis.

Fakta mengejutkan baru terungkap setelah proses medis berjalan. Pasien yang ditangani tersebut ternyata adalah anak kandungnya sendiri. Peristiwa ini sontak menimbulkan duka mendalam, terlebih setelah korban dinyatakan tidak dapat diselamatkan.

Suasana haru menyelimuti ruang IGD. Tangis keluarga dan tenaga medis pecah saat korban menghembuskan nafas terakhir kalinya di dekat sang ibu yang berusaha menolong dengan air mata yang berlinang.

Jenazah korban saat ini disemayamkan di rumah duka di wilayah Kumbe. Hingga kini, kronologi lengkap kecelakaan masih belum diketahui.