Dua Jet Tempur AS Seharga Rp1,7 Triliun Ditembak Jatuh Iran
KORANNTB.com – Dua jet tempur milik AS ditembak jatuh oleh tantara Iran. Jet tempur tersebut jatuh di Kohgiluyeh, dan yang lainnya jatuh di Teluk Persia. Jatuhnya dua jet tempur yang selama ini menjadi andalan AS menjadi bukti bahwa AS tidak selamanya perkasa di langit.
Pemerintas AS mengatakan dua kru telah berhasil diselamatkan dan satu orang masih dinyatakan hilang.
AS telah menggunakan helikopter Blackhawk untuk melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil. Sementara Iran telah menggelar sayembara bagi siapapun warga menemukan pilot tersebut mendapatkan Rp1 miliar.
Dilaporkan jet tempur F-35 milik AS merupakan jet canggih dengan harga per unit mencapai US$100 juta per unit (sekitar Rp1,7 triliun).
Disadur dari BBC.com, saat ini AS berpacu untuk menemukan anggota kru jet tempur AS yang hilang di Iran, unit pencarian dan penyelamatan tempur khusus AS akan menyisir area tersebut dengan helikopter Blackhawk, menurut seorang mantan komandan Pasukan Penyelamat Terjun Payung Angkatan Udara AS.
Mantan komandan tersebut mengatakan bahwa jika target penyelamatan berada di area yang tidak dapat diakses oleh helikopter, skuadron dari pesawat tempur AC-130 akan terjun dari pesawat tersebut dan melanjutkan operasi penyelamatan dengan berjalan kaki.
Setelah mendarat, penerjun penyelamat paramedis bertujuan untuk menghubungi anggota kru yang hilang, memberikan bantuan medis jika perlu, menghindari atau menahan musuh, dan mencapai lokasi di mana mereka dapat diselamatkan.
Komandan tersebut mengatakan bahwa menyebut pekerjaan mereka “mengerikan dan sangat berbahaya” adalah pernyataan yang meremehkan, dan menambahkan bahwa para penyelamat paramedis ini dikenal sebagai “pisau Swiss serbaguna Angkatan Udara”.
Sebagai informasi F-35 merupakan program termahal dalam sejarah militer AS. Jet tempur tersebut dinobatkan sebagai jet tempur siluman paling canggih di dunia. Namun para praktiknya, jet tempur tersebut tak berdaya di langit Iran.
