Mengapa Manusia Tidur pada Malam Hari? Ini Jawaban Ilmiahnya

KoranNTB.com – Hallo sahabat kepomania, pernahkah Anda membayangkan bagaimana seandainya manusia beraktivitas lebih banyak pada malam hari dan tidur pada siang hari? Bagaimana ketika aktivitas manusia yang siang diganti pada malam hari?

Pertanyaan yang cukup sederhana tersebut tetapi sulit untuk dijelaskan secara ilmiah. Karena kebiasaan manusia beristirahat pada malam hari dan bekerja pada siang hari. Kecuali orang-orang tertentu yang memang bekerja pada malam hari, sehingga, sudah terbiasa untuk beraktivitas pada malam hari.

Tahukan Anda apa alasan ilmiah mengapa orang pada umumnya beraktivitas pada siang hari dan tidur pada malam hari? Dilansir melalui sains.me, terdapat empat alasan mengapa manusia lebih banyak beristirahat pada malam hari dan beraktivitas pada siang hari.

  1. Aktivitas hormon Pada malam hari tubuh akan memproduksi hormon yang bernama melatonin. Hormon ini hanya diproduksi di malam hari dan sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Melatonin bertugas membangun sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit sekaligus menghambat pertumbuhan sel yang merugikan, termasuk sel tumor dan kanker.
  1. Hilangnya panas tubuh
    Tubuh juga akan mengurangi produksi adrenalin pada malam hari, yang berakibat suhu juga menurun. Itulah mengapa sangat disarankan kita istirahat (tidur) pada malam hari. Hal tersebut juga menjelaskan seringnya kita berkeringat pada malam hari, yaitu sebagai upaya tubuh untuk menyeimbangkan panas tubuh.
  2. Pencernaan dan kegemukan
    Begadang bisa mempengaruhi produksi hormon leptin dan ghrelin. Leptin adalah hormon yang membuat kita merasa kenyang dan ghrelin sebaliknya, membuat kita merasa lapar. Nah pada malam hari tubuh akan memproduksi lebih banyak ghrelin dan mengurangi leptin. Sehingga kebanyakan orang yang masih terjaga pada malam hari lebih mudah merasa lapar, sehingga seringkali menyebabkan kegemukan. Selain itu pada malam hari enzim dan asam lambung yang bertugas merubah makanan menjadi energi sedang dalam kondisi tidak aktif. Sehingga kalori ditumpuk didalam tubuh dan tidak berubah menjadi energi.
  3. Pembuangan racun
    Malam hari dipercaya sebagai saat yang baik bagi tubuh untuk proses detoksifikasi atau pembuangan racun. Tahap pembuangan racun ini juga bertahap sepanjang malam. Dimulai dari pembuangan racun kelenjar getah bening, hati, empedu, paru-paru dan yang terakhir usus besar, yang menyebabkan kita harus buang air besar di pagi hari. Itulah kira-kira beberapa alasan yang mengharuskan kita beristirahat di malam hari sehingga bisa beraktifitas dengan maksimal di siang harinya. (red/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *