Romantisnya Gubernur Zul dan Bupati Uhel di Malam Puncak Bau Nyale

KORANNTB.com – Polemik tentang perubahan nama bandara rasanya terbakar dalam malam puncak Festival Bau Nyale di Pantai Tanjung Aan, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat, 14 Februari 2020.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah satu panggung bersama Bupati Lombok Tengah Suhaili F.T. Mereka menyapa masyarakat dan memberikan sambutan sebagai simbol bahwa Lombok Tengah menjadi magnet baru pariwisata di Indonesia.

Pemprov NTB kata Gubernur akan mendukung, bersinergi dan menjaga kekompakan untuk suksesnya segala event yang diselenggarakan di daerah Tatas Tuhu Trasna itu.

Link Banner

“Semoga perayaan Bau Nyale ini kita tidak merayakan dengan berlebihan. Mudah-mudahan ini sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT untuk selalu bersyukur dan kita mohon agar selalu diberikan keberkahan di masa yang akan datang,” kata Zulkieflimansyah.

Dia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada panitia, OPD terkait khususnya kepada Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

“Kerja keras dan kerja hebatnya menghasilkan satu acara yang luar biasa malam ini. Tanpa kerja keras teman-teman semua, mustahil event spektakuler malam ini kita nikmati bersama,” ujarnya.

Bupati Suhaili mengucapkan rasa terima kasih atas kunjungan dan dukungan Gubernur maupun pejabat pemerintah pusat selama ini.

“Hal ini sebagai dukungan untuk kami terus ikhtiar membangun diri, membangun keluarga dan membangun masyarakat daerah kami di Lombok Tengah,” katanya.

Suhaili mengatakan bahwa salah satu esensi dari Festival Pesona Bau Nyale ini adalah sarana untuk memupuk rasa kebersamaan dan tali silaturahmi. Membangun daerah tanpa rasa persatuan dan kesatuan maka cita-cita untuk membangun daerah ini tak akan terwujud.

“Seperti yang telah disampaikan oleh Gubernur patut menjadi perhatian dan renungan kita bersama agar bisa mewujudkan cita-cita Lombok Tengah dan Provinsi NTB,” katanya.

Staf Ahli Menteri Bidang Refomasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif, Ari Juliano Gema mengatakan sangat mendukung event Festival Pesona Bau Nyale yang rutin digelar tiap tahun.

Saat ini pemerintah memang sedang berupaya agar sektor pariwisata menjadi salah satu sumber devisa terbesar. Selain itu dengan adanya event seperti ini dapat membantu perekonomian masyarakat Lombok Tengah maupun NTB secara umum.

“Oleh karena itu, untuk meningkatkan pariwisata salah satunya dengan cara menyebarluaskan event seperti ini melalui media sosial. Sehingga banyak orang yang tahu bahwa di Lombok ada Festival Bau Nyale,” katanya. (red)

Link Banner
Link Banner