TNI dan Penyelenggara Pemilu Siap Sukseskan Pilkada Sumbawa Barat

KORANNTB.com – Pesta Demokrasi Pilkada di Kabupaten Sumbawa Barat akan digelar bersama tujuh kabupaten/kota lainnya se NTB yang rencana akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Menghadapi pesta demokrasi Pemilukada di Kabupaten Sumbawa Barat  yang akan diselenggarakan oleh KPUD Kabupaten Sumbawa Barat serta dibantu steakholder lainnya untuk suksesnya pesta demokrasi rakyat yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali, menjadi ajang penyaluran aspirasi politik masyarakat.

Terkait hal tersebut bertempat di Kedai Sawah, Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat telah berlangsung kegiatan Anev Tahapan Pilkada  Sumbawa Barat terkait ketertibaan  kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan seluruh tahapan pilkada yang dihadiri oleh Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono, Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi, Sekda Kabupaten Sumbawa Barat H Abdul Azis, Ketua KPUD Kab Sumbawa Barat Deni Saputra hingga Ketua Bawaslu Kabupaten Sumbawa Barat Karyadi, Selasa, 1 Desember 2020.

Pada kesempatan tersebut  Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi  menyampaikan bahwa TNI/Polri dalam hal ini siap mendukung terciptanya Pemilukada Kabupaten Sumbawa Barat yang tertib, aman  dan lancar untuk itu kegiatan anev ini menjadi salah satu upaya steaholder terkait di Kabupaten Sumbawa Barat bersinergi untuk mewujudkan jalannya pesta demokrasi rakyat berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Sehingga dapat mengevaluasi setiap tahapan pilkada yang telah dilaksanakan, akan dilaksanakan saat hari penjoblosan termasuk nantinya saat penentuan hasil penghitungan akhir dan penetapan  pemenang dalam pilkada nantinya,” kata Dandim.

Selain itu lanjut Dandim, pelaksanaan pilkada kali ini agak berbeda karena kita masih di tengah bencana non alam yakni COVID-19 sehingga selain membahas teknis kesiapan penyelenggaraan jalannya pemungutan suara pemilihan kepala daerah juga menjadi atensi kita bersama terkait penerapan Sop kesehatan di setiap tahapan pilkada termasuk saat di masyarakat berada di TPS.

“Sehingga dibutuhkan semangat kebersamaan dalam upaya mensosialisasikan tata cara penerapan SOP Protokol kesehatan Cegah dan Putus Matarantai COVID-19 dengan harapan kita dapat mencegah terjadinya kalster baru penyebaran Covid -19 di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.

“Karena kita semua berharap Pemilu Kada dapat berjalan dengan baik serta memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat agar masyarakat dapat menyalurkan hak suaranya secara langsung, bebas dan rahasia serta aman dari COVID-19,” jelasnya.

Sedangkan  Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono yang sebelumnya menyampaikan Kegiatan anev ini sudah dilaksanakan lima kali pertemuan kita berharap dapat mencegah adanya permasalahan pada seluruh tahapan pilkada, mengingat  tahapan
kampanye tersisa 4 hari lagi, dan untuk tanggal 3 Desember akan dilaksanakan debat publik, sampai saat ini sedang dikoordinasikan dengan pihak penyelenggara.

Terkait dengan logistik ada beberapa barang belum tiba diharapkan Ketua KPU dapat terus meyakinkan kepastian waktu sehingga seluruh perangkat pemilu kada siap tergelar untuk menghindari adanya kendala saat pelaksanaan dihari H.

Untuk kegiatan lomba TPS MARAS yang akan digelar menyemarakan giat pilkada nanti memiliki indikator 4 penilaian. Diharapkan setiap TPS di Sumbawa Barat dapat mengikuti kegiatan ini, karena bertujuan untuk meningkatkan semangat para petugas di TPS dengan harapan antusiasme masyarakat  dalam mengikuti pesta Demokrasi di hari pemungutan suara dapat mengikuti setiap ketentuan yang telah disosialisasikan termasuk jadwal waktu yang telah ditentukan di TPSnya masing masing, unggkapnya.

Sementara Ketua KPUD Deni saputra menyampaikan terkait dengan logistik sudah siap.

“Ada beberapa item yang belum datang, dan sedang dalam perjalanan karena dicetak diluar KSB dan rencana tanggal 3 dan 4 Desember sudah mulai mendistribusikan logistik Pemilu termasuk APD ke tiap tiap TPS” ujarnya.

Ketua Bawaslu KSB Karyadi mengatakan bahwa dengan keterbatasan pengawas Bawaslu yang  bertugas di TPS diharapkan TNI dan Polri dapat membantu sesuai kapasitas dan  ketentuan membantu mengarahkan masyarakat agar pelaksanaan Pemilukada berlangsung tertib aman. (red)