KORANNTB.comBMKG memperiati delapan perairan di Indonesia akan berpotensi mengalami gelombang tinggi dari 2,50 meter hingga 4 meter. Potensi gelombang tinggi mulai dari 13-14 Agustus 2023.

Dilansir dari BMKG, ada delapan perairan yang berpotensi gelombang tinggi yaitu:

– Perairan Barat Kepulauan Mentawai

Link Banner

– Perairan Bengkulu

– Perairan Pulau Enggano hingga barat Lampung

– Selat Sunda bagian barat dan selatan

– Samudra Hindia Barat Sumatera

– Perairan Selatan Jawa hingga Lombok

– Selat Bali – Lombok bagian selatan

– Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTB.

“Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari selatan – barat daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan didominasi bergerak dari timut-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot,” tulis BMKG.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Utara Sabang dan Laut Arafuru bagian timur.”

Sementara untuk Perairan Pulau Sumbawa hingga Sumba berpotensi terjadi gelombang tinggi 1,25 meter hingga 2,50 meter. Begitu juga dengan Selat Sape bagian selatan.

Gelombang tinggi yang mencapai 4 meter sangat berbahaya bagi perahu nelayan, kapal tongkang, ferry dan bahkan kapal ukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar. Sehingga BMKG meminta masyarakat mewaspadai itu. (red)