Sebelumnya, Tim Monitoring dan Evaluasi KEK Pariwisata Kemenparekraf, Taufan Rahmadi menyarankan poster tersebut dihapus oleh @motogp sebelum memunculkan lebih banyak protes.

“Itu mengingat dalam desainnya hanya menonjolkan budaya Bali, tidak ada sentuhan budaya Lombok di dalamnya,” kata Taufan.

Sumber: Instagram @motogp

Dia menganggap poster yang ditampilkan akun @motogp sebagai cermin tidak pahamnya ITDC terhadap nilai budaya di Mandalika.

“Poster ini bisa dianggap menjadi cerminan ketidakpahaman atau tidak sensitifnya ITDC terhadap nilai-nilai budaya di Mandalika,” kata Taufan.