KORANNTB.com — InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) atau Bandara Lombok resmi menutup operasional Posko Terpadu Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Posko tersebut beroperasi sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Penutupan ditandai dengan apel penutupan posko yang diikuti manajemen internal InJourney Airports BIZAM bersama seluruh pemangku kepentingan bandara, Senin (5/1).

General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan apel tersebut menandai berakhirnya pelaksanaan monitoring angkutan udara selama periode Nataru 2025/2026.

“Berkat kolaborasi dan sinergi yang erat antara InJourney Airports sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Nataru 2025/2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident,” ujar Aidhil.

Selama periode posko, Bandara Lombok melayani 171.241 penumpang atau meningkat 15,7 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025 yang tercatat sebanyak 147.974 penumpang. Puncak arus penumpang terjadi pada 28 Desember 2025 dengan jumlah 10.682 penumpang. Angka tersebut sekaligus menjadi rekor pergerakan penumpang harian tertinggi sepanjang tahun 2025.

Dari sisi operasional penerbangan, bandara melayani 1.905 pergerakan pesawat selama periode Nataru 2025/2026, meningkat 44,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan 1.318 pergerakan pesawat. Peningkatan ini turut didukung realisasi 15 penerbangan tambahan atau extra flight dari maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, TransNusa, dan Wings Air pada rute Jakarta, Surabaya, Bali, dan Bima.

Selain kinerja selama periode Nataru, trafik tahunan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sepanjang 2025 juga menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun 2024. Sepanjang 2025, BIZAM melayani 26.337 pergerakan pesawat, meningkat 5,9 persen dibandingkan realisasi 2024 yang mencapai 24.879 pergerakan pesawat.

Sementara itu, jumlah penumpang sepanjang 2025 tercatat sebanyak 2.497.163 orang atau meningkat 5 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar 2.377.410 penumpang.

Aidhil menilai capaian tersebut semakin mempertegas peran strategis BIZAM sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Data pertumbuhan trafik 2025 menjadi motivasi bagi InJourney Airports BIZAM untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna mendukung pengembangan pariwisata serta perekonomian daerah,” tutupnya.