Cuaca Buruk di Mataram, Satu Warga Luka Berat dan Dua Mobil Hancur
KORANNTB.com — Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (12/1/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan A.A. Gde Ngurah Nomor 143, Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kecamatan Cakranegara, dan menimpa kendaraan serta fasilitas umum.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 17.45 WITA, saat hujan berintensitas sedang turun merata di wilayah Kota Mataram. Angin kencang yang menyertai hujan mengakibatkan pohon berukuran besar roboh ke badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, dua unit mobil mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp40 juta. Selain itu, satu unit sepeda motor dilaporkan rusak ringan. Pohon tumbang juga menimpa kabel listrik milik PLN sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Tidak hanya kerugian materi, peristiwa ini juga mengakibatkan korban. Seorang warga bernama Niluh Pasek (58) mengalami luka berat berupa patah tulang dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, Ahmadi, mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan dampak dari kondisi cuaca yang tidak stabil dan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah NTB selama musim hujan.
“Hujan yang disertai angin kencang memang masih berpotensi terjadi di beberapa daerah. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Ahmadi.
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan kejadian, BPBD Kota Mataram bersama tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
“Satgas Tanggap Bencana Kota Mataram bersama DLH, kepolisian, TNI, dan unsur terkait segera melakukan pemotongan pohon serta pengamanan lokasi agar tidak menimbulkan risiko lanjutan,” jelasnya.
Saat ini, proses penanganan di lokasi masih berlangsung. Petugas gabungan fokus membersihkan material pohon tumbang serta memindahkan kendaraan yang tertimpa agar arus lalu lintas dapat kembali normal. Dinas Perhubungan juga dikerahkan untuk mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Ahmadi menambahkan, BPBD NTB terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk memantau perkembangan cuaca dan menyebarkan informasi peringatan dini kepada masyarakat.
“Sebagian besar wilayah NTB sudah memasuki musim hujan. Kami mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang bisa terjadi secara tiba-tiba,” katanya.
BPBD NTB juga mengimbau warga untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk pohon-pohon tua dan aliran air, guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Kondisi cuaca buruk berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di NTB, tidak hanya Mataram.
