Program KORPRI Berhaji: Solusi Panjangnya Antrean Haji Nasional, Khusus untuk ASN!
KoranNTB.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kini mendapatkan kemudahan dalam merencanakan ibadah ke Tanah Suci.
Hal ini terungkap dalam sosialisasi Program KORPRI Berhaji yang digelar di Ruang Kerja Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Lombok Tengah pada Kamis (22/1/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Dinas Pariwisata ini menghadirkan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sudirman Praya sebagai mitra pelaksana.

Program KORPRI Berhaji dirancang sebagai jawaban atas panjangnya antrean haji nasional. Melalui skema pembiayaan dan tabungan khusus, para ASN didorong untuk mulai mempersiapkan keberangkatan sejak dini.
Pihak BSI menjelaskan beberapa keunggulan program ini, di antaranya:
1. Setoran Ringan: Memudahkan ASN mengatur arus kas bulanan.
2. Prinsip Syariah: Pengelolaan dana dipastikan transparan dan sesuai ketentuan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
3. Keamanan Terjamin: Terintegrasi dengan sistem perbankan syariah yang modern dan diawasi otoritas terkait.
4. Perluasan Literasi Keuangan Syariah
Selain fokus pada persiapan haji, sosialisasi ini juga menjadi ajang pengenalan ekosistem keuangan syariah yang lebih luas. BSI turut memperkenalkan produk pendukung seperti Tabungan Emas, pembiayaan mikro, serta layanan digital banking.

Digitalisasi ini diharapkan mampu menyelaraskan transformasi layanan publik di Lombok Tengah dengan efisiensi transaksi keuangan bagi para pegawai pemerintah.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para pegawai. Sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan syariah ini dinilai strategis, tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual ASN, tetapi juga memperkuat literasi keuangan syariah di lingkungan Pemkab Lombok Tengah.
Dengan adanya program ini, diharapkan para ASN dapat memiliki perencanaan masa depan yang lebih terukur, baik untuk kebutuhan ibadah maupun kebutuhan finansial keluarga secara berkelanjutan.
