KORANNTB.com – Areal Gunung Rinjani di Lombok dan Gunung Tambora di Dompu dan Bima Nusa Tenggara Barat mengalami kebarakan sejak Sabtu, 19 Oktober 2019.

Kawasan hutan Pelawangan Senaru di Gunung Rinjani terbakar sejak Sabtu malam. Hingga kini titik panas masih terpantau di lokasi tersebut.

Bahkan, warga di area Gunung Rinjani dapat melihat jelas api yang membakar kawasan tersebut pada malam hari.

Link Banner

Hal yang sama juga terjadi di kawasan Gunung Tambora. Sekitar 300 hektar lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Sukses Mantap Sejagtera (SMS) yang terletak di Doroncanga areal Taman Nasional Tambora, Desa Soritatanga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu terbakar sejak sore kemarin.

Danramil 1614-05/Pekat Kapten Kav M. Kasim mengatakan, jelang malam hari kemarin, api merambat ke arah pintu dua pendakian gunung Tambora.

TNI dan aparat gabungan kesulitan memadamkan api, karena sulitnya Medan dan tiupan angin kencang yang terus membakar tebu dan rumput. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 Wita.

“Alhamdulillah situasi saat ini aman terkendali dan mengenai kerugian sampai saat ini belum bisa dipastikan, namun tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Komandan Kodim 1614/Dompu Letnan Kolonel Inf Ali Cahyono mengatakan kebakaran dipicu aktivitas warga membakar lahan untuk proses pertanian. Hal itu diperparah dengan kondisi NTB yang berada di puncak musim kemarau.

“Pastikan api dalam keadaan mati sebelum ditinggalkan dan matikan api puntungan rokok sebelum dibuang sehingga tidak berdampak pada kerugian,” katanya. (red)

Kawasan Gunung Tambora terbakar. (Istimewa)