Perspektif Islam Terhadap Narkoba

SUSI MURNIWATI
Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea 

KORANNTB.com – Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika dan obat terlarang. Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan) menurut UU Narkotika pasal 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan ataupun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunkan kesadaran, serta menyebabkan kecanduan.

Dewasa ini telah banyak dari golongan masyarakat, anak-anak dan orang dewasa, lelaki dan wanita, warga sipil maupun aparatur negara dan pemerintah yang tidak dapat menahan diri dari godaan narkoba.

Profesi apa saja dan siapa saja semuanya menjadi korban. Sungguh mengerikannya godaan narkoba ini. Bahkan aparatur negara dan pemerintah yang harusnya menghentikan pengedaran narkoba justru ikut terjerumus dan memakai benda haram tersebut.

Telah ada beberapa aparatur negara dan wakil rakyat yang tertangkap karena penyalahgunaan narkoba. Bahkan orang yang harusnya menjaga keamanan negara dan menyampaikan aspirasi masyarakat pun melakukan penyalahgunaan obat terlarang.

Lalu, bagaimana negara ini dapat maju sedangkan orang yang harusnya melindungi negara dan mewakili aspirasi rakyat itu sendiri melakukan tindakan kriminal?!

Dalam pandangan politik Islam sendiri kita tahu bahwa narkoba ini sangat diharamkan. Meskipun hal ini tidak dijelaskan secara gamblang dalam Al-Qur’an, tetapi seperti yang kita tahu bahwa narkoba ini menghasilkan dampak buruk yang lebih banyak bahkan penggunaan yang berlebihan dapat berujung kematian.

Dalam Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 29 Allah berfirman yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.”

Ayat di atas dapat dijadikan landasan yang kuat bagaimana narkoba itu diharamkan. Di dalam ayat tersebut dengan jelas Allah memerintahkan bahwa manusia dilarang untuk membunuh dirinya sendiri. Adapun seperti yang kita tahu bahwa penyalahgunaan narkoba dapat mengakibatkan kematian. Membunuh diri sendiri adalah perbuatan dosa dan sangat dibenci Allah SWT dan kelak akibat dari penyalahgunaan narkoba ini akan dipertanggung jawabkan di akhirat nanti.

BACA:  Berserikat Menangkan Jokowi-Amin di NTB

Seperti yang sudah diriwayatkan Rasulullah Saw. Dalam sabdanya. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda “barang siapa yang sengaja menjatuhkan dirinya dari gunung hingga meninggal, maka dia dineraka Jahanam dalam keadaan menjatuhkan diri di (gunung dalam) neraka itu dan kekal selama-lamanya.

Barang siapa yang menenggak racun hingga mati, maka racun itu tetap ditangannya dan dia akan menenggaknya di dalam neraka Jahanam dalam keadaan kekal selama-lamanya. Dan barang siapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu akan ada di tangannnya dan dia tusukkan ke perutnya di neraka Jahanam dalam keadaan kekal selama-lamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari sabda di atas dapat kita simpulkan bahwa perbuatan membunuh diri sendiri itu adalah dosa yang sangat besar dan tidak akan diampuni oleh Allah SWT.

Namun meski dengan jelas sudah tahu buruknya penggunaan narkoba, sangat disayangkan sekali bahwa masih banyak benda sejenis narkoba yang terus-menerus berkembang dan bervariasi. Oleh karena itu kita harus hati-hati dengan makanan atau barang mencurigakan yang diberikan oleh orang yang tidak kita kenal karena mungkin saja itu termasuk narkoba.

Selain beberapa hal di atas, adapun dampak negatif lain dari narkoba bagi pemakai dan lingkungan masyarakatnya adalah pemakainya akan kehilangan kesadaran lalu kecanduan sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kembali obat-obatan terlarang tersebut, hal ini mendorong pemakai untuk melakukan tindakan kejahatan.

Melihat banyak dampak negatif yang ditimbulkan, penting bagi kita untuk selalu waspada terhadap barang atau makanan yang beredar di sekitar kita karena sekarang ini banyak pengedar narkoba yang mengedarkan narkoba yang telah dikemas ke dalam bentuk makanan, sehingga kita bisa saja dapat tertipu dan ikut mengkonsumsi barang terlarang tersebut.

BACA:  Menyandang Status Jomblo di Tengah Pandemi COVID-19

Melalui tulisan ini saya berharap kita sebagai masyarakat yang tahu bagaimana buruknya dampak dari narkoba ini untuk selalu waspada terhadap barang atau makanan yang beredar disekitar kita, sehingga kita dapat terhindar dari hal yang menjerumuskan kita ke hal-hal yang negatif, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amiin. (red)