Hilal di Mataram Tidak Terlihat, Berpotensi Istikmal

KORANNTB.com – Pemantauan hilal di Pantai Loang Baloq, Mataram, Lombok oleh BMKG dan pihak terkait menemukan kendala cuaca, Jumat, 1 April 2022.

Hilal tidak dapat terlihat di Mataram akibat tertutup awan. Itu sebagaimana dengan tahun-tahun sebelumnya di lokasi tersebut hilal tidak terlihat.

“Kondisi di lapangan tertutup awan,” kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi.

Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB Ida Suriyati
mengatakan sidang Isbat saat ini sedang berlangsung. Tahun ini kemungkinan akan ada perbedaan antara hisab dan rukyat.

Kondisi ini memungkinkan Istikmal atau umur bulan syaban digenapkan menjadi 30 hari.

“Istilahnya Istikmal. Umur bulan syaban digenapkan menjadi 30 hari,” ujarnya.

“Secara hisab, ada potensi berbeda tahun ini, namun tetap kita tunggu hasil sidang Isbat hari ini yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Jika melahirkan keputusan Istikmal, maka puasa pertama kemungkinan jatuh hari Minggu. (red)

BACA:  Muhammadiyah Tetapkan Puasa Pertama 2022 Mulai Besok