Prof Sutarto Dikukuhkan Jadi Guru Besar Undikma
Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Matematika Prof. Dr. Sutarto, yang dikukuhkan oleh Senat Universitas Pendidikan Mandalika tercatat sebagai Dosen Tetap Yayasan Pembina IKIP Mataram pada Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Sain Teknik dan Terapan. Pria yang lahir di Dompu pada tanggal 15 Juni 1985 menyelesaikan studi S1 di IKIP Mataram, S2 Universitas Negeri Yogjakarta dan S3 Universitas Negeri Malang.
Dalam pidato Guru Besarnya, Prof. Dr. Sutarto, menyampaikan bahwa kemampuan conjecturing adalah kemampuan dalam membangun konjektur. Konjektur adalah suatu pernyataan yang dihasilkan dari proses penalaran tapi kebenarannya belum dapat dipastikan.
Dalam membangun konjektur, slow learner mengalami kesalahan dalam mengamati kasus, mengorganisir kasus, mencari dan memprediksi pola, serta merumuskan konjektur. Siswa Slow learner mempunyai tingkat perhatian dan daya konsentrasi yang rendah terhadap informasi yang disampaikan serta mempunyai daya ingat yang rendah karena kurang mampu untuk merekam informasi dalam jangka panjang.
Slow learner juga membutuhkan waktu yang lebih lama dalam memahami suatu materi akademik dan membutuhkan penjelasan yang dilakukan secara berulang.
Salah satu cara untuk membantu siswa slow learner adalah dengan mengembangkan teknologi asistif iCendekia. Teknologi Asistif iCendekia adalah aplikasi yang dikembangkan berbasis mobile yang memiliki fitur pop up and lock screen.
Fitur ini dirancang agar aplikasi mobile dapat mengambil alih layar smartphone dan mengingatkan untuk belajar menyelesaikan tugas. Sekali aplikasi telah mengambil alih layar smartphone maka aktivitas pengguna akan tercatat sampai pengguna menyelesaikan tugas.
Fitur ini bermaksud untuk memaksa student untuk belajar mandiri, dengan menyelesaikan materi pembelajaran dan assessment yang telah dijadwalkan sebelumnya oleh teacher.
