Setidaknya kata Taufan, terdapat dua peristiwa penting terkait prestasi Wisata Halal Indonesia di kancah dunia. Pertama, pada tahun 2015 Indonesia yang diwakili oleh Lombok, berhasil meraih dua penghargaan dunia sekaligus yaitu: World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination dari World Halal Travel Awards Abudhabi UAE.

Kedua, pada tahun 2023 Indonesia meraih peringkat pertama dalam Global Muslim Travel Index 2023 (GMTI)  dari 138 negara destinasi pariwisata yang dinilai. Capaian ini bahkan lebih cepat dari target yang ditetapkan, yaitu pada 2025. Dalam GMTI 2023 itu, Indonesia dan Malaysia sama-sama meraih Skor 73, lalu dilanjutkan Arab Saudi 72, UAE 71 dan Turki 70 poin

“Pengembangan wisata Halal di Indonesia harus diakui memang masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu tantangan-tantangan terkait penataan destinasi, promosi dan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus perhatian dari program Asta Cita yang tercantum dalam visi-misi Prabowo-Gibran bersama Koalisi Indonesia Maju,” ujarnya.