Agam Rinjani Pernah Janji Bagikan Hasil Donasi ke Tim Rescue
KORANNTB.com – Agam Rinjani pernah mengungkapkan rencananya untuk membagikan sebagian dana donasi dari masyarakat Brasil kepada tim yang turut membantu proses evakuasi pendaki asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani.
Pernyataan tersebut disampaikan Agam dalam sebuah podcast bersama Deddy Corbuzier yang kembali menjadi perbincangan di tengah polemik penolakan terhadap kedatangannya ke Gunung Rinjani.
Dalam podcast itu, Agam menyebut dana donasi yang diterimanya meningkat setelah ia menyampaikan rencana penggunaan dana untuk kegiatan sosial dan lingkungan.
“Saya akan membagikan ke tim yang juga turut membantu dan ikut penanaman pohon, wih tambah naik itu donasinya. Awalnya kan cuma mau dikasi pas kubilang akan membelikan bibit untuk penanaman pohon yang akan menyumbang oksigen dunia, dari Rp500 juta (donasinya) teng teng teng sampai Rp1,2 M,” kata Agam.
Selain membagikan dana kepada tim yang terlibat dalam proses evakuasi, Agam juga menyampaikan keinginannya membantu tim rescue melalui pengadaan peralatan baru.
“Kalau sama Tim Rescue sabar ya tetap semangat. (Saya) carikan uang kamu ini semua, biar beli alat baru,” ujarnya.
Pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan setelah muncul penolakan dari sebagian masyarakat Lombok terhadap rencana kedatangan Agam ke kawasan Gunung Rinjani.
Sebelumnya, Panji Petualang membatalkan rencananya membuat konten bersama Agam di Gunung Rinjani setelah mendapat penolakan dari sejumlah pihak di Lombok.
Dalam video klarifikasinya, Panji mengaku tidak mengetahui secara detail persoalan yang terjadi. Namun ia mendapat informasi bahwa masih ada persoalan yang belum selesai antara Agam dan sejumlah pihak di Rinjani.
“Karena adanya sesuatu yang belum selesai antara Bang Agam dengan teman-teman di sana. Mohon maaf banget, pokoknya aku gak tau-tau soal masalahnya, aku gak terlalu paham,” kata Panji.
Panji juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Lombok, khususnya suku Sasak dan para relawan Rinjani, terkait unggahan sebelumnya yang memicu polemik.
Adapun penolakan terhadap kedatangan Agam disebut berkaitan dengan kekecewaan sebagian masyarakat yang mempertanyakan realisasi sejumlah rencana yang pernah disampaikan Agam terkait penggunaan dana donasi yang diterimanya pasca proses evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani.
