Rekening Donasi untuk Demo 27 Agustus Diblokir, Ada Rp80,9 Juta di Dalamnya
KORANNTB.com — Rekening yang digunakan untuk menampung donasi bagi warga yang akan mengikuti aksi demo pada 27 Agustus 2026 di Jakarta dilaporkan mengalami pemblokiran. Rekening tersebut disebut memiliki saldo sekitar Rp80 juta.
Rekening itu digunakan untuk membantu kebutuhan massa, termasuk keperluan logistik dan akomodasi selama berada di Jakarta. Pemblokiran tersebut kemudian membuat pengelola donasi mengalami kendala dalam menggunakan dana yang telah terkumpul.
Sebagaimana dilansir dari Kompas.com, rekening tersebut diketahui milik koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok. Saldo di dalam rekening disebut mencapai sekitar Rp80,9 juta, yang berasal dari dana pribadi dan donasi masyarakat.
Supriyono mengatakan pemblokiran rekening tersebut berdampak terhadap persiapan aksi yang akan dilakukan. Dana yang sebelumnya dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan massa menjadi tidak dapat digunakan.
Meski menghadapi kendala pendanaan, massa dari Pati disebut tetap berencana mengikuti aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus mendatang.
Supriyono juga menyatakan pihaknya tetap akan menyampaikan aspirasi secara tertib. Massa tidak disebut akan melakukan aksi dengan cara-cara yang mengarah pada kerusuhan.
Selain rekening yang digunakan untuk donasi, akun media sosial milik pihak yang terlibat dalam persiapan aksi juga disebut mengalami gangguan. Kondisi tersebut menambah kendala dalam proses koordinasi dan persiapan massa.
Sementara itu, aksi 27 Agustus di Jakarta diperkirakan akan diikuti massa dari sejumlah daerah. Demonstrasi tersebut rencananya membawa sejumlah tuntutan, termasuk terkait pemberantasan korupsi dan percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Pihak peserta aksi berharap penyampaian aspirasi tetap dapat dilakukan secara damai dan tidak mengganggu ketertiban umum.
