KORANNTB.com — Kebakaran terjadi di kawasan Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (22/8) malam. Kobaran api menghanguskan sejumlah bangunan yang berada di kawasan permukiman sekaligus destinasi wisata budaya Sasak tersebut.

Peristiwa itu sempat membuat warga panik. Api diketahui muncul dari bagian tengah kawasan permukiman sebelum kemudian membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitarnya. Warga yang berada di lokasi langsung berupaya menyelamatkan diri serta mengamankan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.

Cepatnya api meluas diduga tidak terlepas dari karakteristik bangunan tradisional di Desa Sade. Sebagian rumah adat menggunakan material yang mudah terbakar, di antaranya atap berbahan alang-alang dan bagian bangunan yang menggunakan bambu. Kondisi tersebut membuat kobaran api dengan cepat berpindah dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Di tengah kepanikan, proses penyelamatan warga dan sejumlah barang berharga masih dilakukan. Masyarakat bersama petugas juga terus berusaha mengendalikan api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain yang berada di kawasan tersebut.

Sampai berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi kawasan dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Informasi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut juga belum dapat dipastikan. Sementara itu, warga memperkirakan kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang mencapai ratusan juta rupiah.

Desa Adat Sade sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan wisata budaya yang mempertahankan kehidupan dan arsitektur tradisional masyarakat Sasak. Kebakaran yang terjadi pada malam hari tersebut menjadi perhatian warga karena kawasan itu tidak hanya menjadi permukiman masyarakat, tetapi juga merupakan salah satu tujuan wisata budaya di Lombok Tengah.