Unram Gandeng Kemenkes RI Perkuat Program Kampus Sehat
KORANNTB.com – Universitas Mataram (Unram) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memperkuat implementasi program Kampus Sehat melalui kegiatan pendampingan dan uji coba Sistem Informasi Kampus Sehat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Rektor Lantai 2, Gedung Rektorat Unram, Kamis (22/10/2026).
Program ini bertujuan memperkuat penyelenggaraan kampus sehat di lingkungan perguruan tinggi, baik dari aspek kesehatan fisik maupun mental. Upaya tersebut juga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan tinggi yang aman dan menunjang kesejahteraan seluruh sivitas akademika.
Wakil Rektor Bidang Keuangan Unram, Prof. Akmaluddin, S.T., M.Sc.(Eng)., Ph.D., menyampaikan komitmen universitas untuk mewujudkan lingkungan kampus yang sehat. Penguatan program Kampus Sehat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan serta membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Akmaluddin juga menyampaikan bahwa Unram tengah mempersiapkan pembentukan Fakultas Kedokteran Gigi sebagai tindak lanjut mandat dari Kementerian Kesehatan. Persiapan mencakup aspek perizinan, sumber daya manusia, dan infrastruktur yang akan mendapat dukungan pemerintah.
Pembentukan fakultas baru tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada tahun mendatang.
“Kami berkomitmen penuh menjadikan Unram sebagai universitas yang sehat, baik secara fisik maupun mental. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi universitas dan seluruh sivitas akademika,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Kemenkes RI, Heny Rudianti, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan upaya bersama untuk memperkuat pelaksanaan program Kampus Sehat di perguruan tinggi.
Nusa Tenggara Barat (NTB) dipilih sebagai salah satu lokasi pendampingan karena dinilai aktif dalam menjalankan inisiatif Kampus Sehat.
Menurut Heny, kegiatan ini juga bertujuan memperoleh gambaran mengenai penyelenggaraan Kampus Sehat secara lebih terarah. Hasil pendampingan dan uji coba sistem informasi diharapkan menjadi masukan dalam penyusunan pedoman pelaksanaan program tersebut.
Pedoman itu nantinya dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan regulasi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan efektivitas implementasi Kampus Sehat.
Melalui kolaborasi antara Unram, Kemenkes RI, dan Dinas Kesehatan, program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam membangun kampus sehat yang berkelanjutan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang mendukung kesehatan fisik, kesejahteraan mental, serta kualitas kehidupan seluruh sivitas akademika.
