Tim PkM PG-PAUD Unram Kembangkan Busy Book Online Berbasis Etnoparenting
KORANNTB.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) FKIP Universitas Mataram bersama HIMPAUDI Kota Mataram menggelar Workshop Perencanaan Media Busy Book Online Berbasis Etnoparenting.
Kegiatan yang digelar pada 19 September 2026 tersebut diikuti oleh guru PAUD di Kota Mataram. Workshop ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan merancang media pembelajaran interaktif berbasis digital yang tetap mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal.

Busy book online berbasis etnoparenting dikembangkan sebagai media yang memadukan teknologi interaktif dengan nilai pengasuhan berbasis budaya. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini sekaligus memperkenalkan kearifan lokal kepada anak.
Menjawab Tantangan Era Digital
Perkembangan teknologi digital membuat anak usia dini semakin akrab dengan perangkat seperti telepon pintar. Kondisi tersebut di satu sisi memberikan kemudahan dalam mengakses informasi, tetapi di sisi lain juga menimbulkan kekhawatiran terhadap penggunaan gawai secara berlebihan serta semakin jauhnya anak dari nilai-nilai budaya lokal.
Tim PkM menjelaskan, busy book online berbasis etnoparenting dirancang untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang tetap berakar pada budaya lokal.
“Melalui kolaborasi erat dengan mitra, kami memastikan inovasi ini tidak berhenti di dalam ruangan ini saja. Media busy book online ini mengubah gawai dari sekadar alat hiburan pasif menjadi media interaktif yang menanamkan karakter, gotong royong, dan kecintaan pada budaya lokal sejak dini guna mendukung ketercapaian SDGs,” ujar tim PkM, Filsa Era Sativa, S.Si., M.Pd saat memaparkan materi.
Integrasi Budaya Lokal dalam Pendidikan
Dalam workshop tersebut, nilai-nilai pengasuhan berbasis kearifan lokal atau etnoparenting dikemas melalui media digital. Materi yang dikembangkan dapat memuat berbagai unsur budaya, seperti busana adat, cerita rakyat, permainan tradisional, hingga nilai kebersamaan dan penghormatan kepada orang tua.
Konsep tersebut juga dikaitkan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 11 mengenai Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.
Melalui media pembelajaran yang relevan dengan lingkungan budaya anak, peserta diarahkan untuk menciptakan stimulus perkembangan anak yang tetap memperhatikan unsur edukatif, aman, dan inklusif.
Sinergi Akademisi dan Mitra
Keterlibatan HIMPAUDI Kota Mataram menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program PkM tersebut. Mitra dilibatkan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi sehingga gagasan akademis dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru PAUD di lapangan.
Selama workshop, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti simulasi dan praktik merancang busy book online menggunakan perangkat lunak desain berbasis website.
Tim akademisi memberikan pendampingan kepada peserta dalam menyusun media pembelajaran agar produk yang dihasilkan tetap sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pendidikan anak usia dini.
Mendorong Quality Screen Time
Melalui busy book online berbasis etnoparenting, penggunaan teknologi dalam pendidikan anak usia dini diarahkan menjadi lebih interaktif dan edukatif.
Gawai tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman belajar yang mengenalkan nilai budaya kepada anak.
Sinergi antara perguruan tinggi, organisasi mitra, guru, dan orang tua diharapkan dapat mendukung terciptanya pemanfaatan teknologi yang lebih berkualitas bagi anak usia dini.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya lokal melalui pendekatan yang sesuai dengan perkembangan teknologi, sehingga anak dapat tumbuh sebagai generasi yang memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi sekaligus mengenal dan menghargai budaya di lingkungannya.
